Eduard Tjong Pertimbangkan Mundur dari Persik Kendal

Pelatih Persik Kendal Eduard Tjong. (Instagram/persikkendal_official)
10 Juli 2018 17:25 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, KENDAL - Kebersamaan Eduard Tjong bersama Persik Kendal ada kemungkinan tidak berlangsung lama. Setelah timnya dikalahkan Persis Solo di kandang sendiri Stadion Utama Bahurekso Kendal, Senin (9/7/2018), Edu mulai mempertimbangkan untuk mengakhiri kontraknya sebagai pelatih Persik Kendal.

"Sekarang saya lagi mikir-mikir untuk tetap melanjutkan [melatih Persik Kendal] atau berhenti sampai di sini. Setelah ini saya akan berbicara dengan manajemen. Yang jelas, tim ini butuh perubahan untuk melanjutkan kompetisi," ujar Edu dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Edu ditunjuk sebagai pelatih Persik Kendal usai tim ini memastikan langkah promosi ke Liga 2 Indonesia. Berstatus sebagai tim promosi, penampilan Persik Kendal belum menunjukkan konsistensi. Hingga pekan ketujuh, Andrid Wibawa dkk. hanya mengemas satu kemenangan dan dua hasil imbang. Sisanya berakhir dengan kekalahan. Persik Kendal pun belum beranjak dari zona degradasi dengan raihan 5 poin.

Persik Kendal memang sempat tampil menjanjikan kala melumat tamunya Aceh United dengan skor telak 3-0 pada akhir April 2018 lalu. Namun, setelah itu, mereka justru tampil melempem di tiga laga kandang berikutnya. Menjamu PSPS Riau, Persik Kendal bermain imbang 0-0. Menjamu Semen Padang FC, Persik Kendal dipermalukan dengan skor telak 0-3. Sementara menjamu Persis Solo, mereka takluk 0-1.

"Dari tiga pertandingan kandang, kami hanya bisa raih 1 poin. Saya tidak tahu kenapa. Padahal secara permainan, kami tidak kalah jauh. Tapi, kami selalu kesulitan untuk mencetak gol. Lagi-lagi soal finishing touch yang kurang," papar Edu.

Edu pun meminta maaf kepada publik Kendal karena belum bisa memberikan yang terbaik untuk tim kebanggaan Kota Santri ini. "Saya belum bisa bicara bagaimana peluang putaran kedua nanti. Saya mau ngomong dulu sama manajemen untuk stop atau lanjut," ujarnya. 

Tokopedia