Piala Dunia 2018: 10.000 Suporter Inggris Siap Putihkan Luzhniki

Suporter Inggris (Reuters/Gleb Garanich)
11 Juli 2018 11:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MOSKOWChant Football’s Coming Home bakal semakin menggema di Stadio Luzhniki ketika Inggris dipertemukan dengan Kroasia pada semifinal Piala Dunia 2018, Kamis (12/7/2018) pukul 01.00 WIB.

Itu karena setidaknya 10.000 suporter The Saint George Cross, julukan Inggris, bakal mewarnai stadion berkapastias sekitar 80.000 penonton tersebut. Awalnya, diperkirakan hanya 5.000 pendukung Inggris  yang bakal menyaksikan langsung semifinal di Luzhniki. Tapi jumlah itu bakal meningkat dua kali lipat dalam tempo 24 jam.

Alasannya, suporter Inggris yang semula tidak mendapatkan tiket pertandingan kelimpahan berkah dari suporter yang tim-timnya sudah tersingkir. Jumlah pendukung Inggris yang menyaksikan langsung aksi Harry Kane dkk. di stadion sontak dipastikan bertambah ketimbang pada laga-laga sebelumnya.

Saat Inggris menundukkan Kolombia lewat adu penalti di babak 16 besar, hanya ada sekitar 3.500 fans untuk menontontim yang identik dengan jersey putih tersebut di Otkrytiye Arena, Moskow. Jumlah yang sama juga terjadi ketika Inggris menyingkirkan Swedia 2-0 pada babak perempatfinal Piala Dunia 2018 di Samara Arena, Samara, Sabtu (7/7/2018) WIB.

Sementara mantan bintang Inggris, Paul Gascoigne, menebarkan pesan penyemangat bagi Inggris menjelang bentrok melawan Kroasia. Pria yang akrab disapa Gazza tersebut merupakan rekan satu tim Gareth Southgate ketika Inggris disingkirkan Jerman lewat adu penalti pada Euro 1996.

“Para pemain tidak boleh punya rasa takut, tapi mereka akan bermain melawan Kroasia yang punya tim berkelas. Semua pemain Inggris harus saling mendukung. Setiap pemain harus seperti kapten di lapangan. Saranku, jangan pernah berpikir siapa lawan Anda. Anda semua harus mendengarkan fans. Hanya itu. Hibur kami,” jelas Gazza, seperti dilansir Skysports.com, Selasa (10/6/2018).

Gazza memuji Southgate atas perannya membawa Inggris lolos ke semifinal. “Gareth, kamu sudah melakukannya dengan baik. Terus seperti itu. Saya tidak tahu apa yang kamu omongkan di ruang ganti [bagi para pemain], namun itu sudah berhasil,” jelas dia.