Piala AFF U-19: Bisa Ulangi Prestasi pada 2013, Indonesia?

Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19. (Twitter - @pssi)
11 Juli 2018 15:25 WIB Ahmad Baihaqi Indonesia Share :

Solopos.com, SIDOARJO - Timnas Indonesia U-19 pernah menjadi juara Piala AFF U-19 pada 2013 dengan polesan Indra Sjafri. Kini, Indonesia pun diharapkan bisa mengulang kejayaan itu pada turnamen yang sama.

Seperti diketahui, Indonesia sudah berhasil memastikan diri ke babak semifinal Piala AFF U-19 2018. Indonesia lolos sebagai runner up Grup A dan akan menghadapi Malaysia yang merupakan juara Grup B, Kamis (12/7/2018). Banyak harapan agar Indonesia bisa mengulang prestasi lima tahun lalu itu.

Salah satu harapan muncul dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Bahkan Imam yakin Saddil Ramdani dkk. bisa meraih gelar juara. Selain sama-sama diasuh Indra Sjafri, venue Piala AFF U-19 edisi 2013 dan 2018 juga sama yakni di Stadion Gelora Delta Sidoarja.

"Saya berharap dan optimis mereka mampu meraih kemenangan, bahkan juara. Karena mereka di tahun 2013 lalu juga pernaih raih itu di sini [Sidoarjo]," kata Imam Nahrawi seperti dikutip dari Suara.com, Rabu (11/7/2018).

"Kami mohon untuk para pemain agar tidak ragu. Mereka juga harus bekerja keras, yakni dengan latihan dan yang paling penting adalah meningkatkan stamina dan jam terbang harus ditingkatkan," ucapnya.

Di sisi lain, Indra Sjafri menegaskan skuatnya pada 2013 dengan kini jauh berbeda. Pada 2013 silam, Timnas U-19 diperkuat oleh Evan Dimas, Maldini Palli, Ilhamudin Armain, hingga Muchlis Hadi. Saat itu, para pemain tersebut tak tampil di kompetisi resmi di Indonesia.

Berbeda dengan skuat Timnas U-19 sekarang. Sejumlah pemain andalan bahkan menjadi pilar di klub-klub Liga 1 Indonesia. Sebut saja Saddil Ramdani (Persela Lamongan), Hanis Saghara (Bali United), Muhammad Rafli Mursalim (Mitra Kukar), Muhammad Luthfi Kamal (Mitra Kukar), hingga Syahrian Abimanyu (Sriwijaya FC).

"Kenapa waktu itu kita pakai pemusatan latihan jangka panjang, karena saat itu pemain tidak punya wadah kompetisi. Kalau sekarang kita tertolong dengan pemain yang bermain di kompetisi," ujar Indra, dilansir Liputan6.com.

Tokopedia