Persis Solo Vs Persita Tangerang Belum Pasti Digelar di Stadion Manahan

Pemain Persis Solo merayakan gol Eli Nasoka ke gawang Persik Kendal di Stadion Utama Bahurekso, Senin (9/7/2018). (Istimewa - ofisial Persis Solo)
17 Juli 2018 13:25 WIB Moh Khodiq Duhri Dunia Share :

Solopos.com, SOLO — Rencana dimulainya proyek renovasi Stadion Manahan Solo senilai lebih dari Rp300 miliar membuat Persis Solo mau tidak mau harus bersiap angkat kaki dari stadion kebanggaan wong Solo itu.

Setelah menjalani laga tandang ke markas Persika Karawang di Stadion Singaperbangsa Karawang, Kamis (19/7/2018), Laskar Sambernyawa akan menjalani laga kandang terakhir putaran pertama babak penyisihan wilayah barat Liga 2 Indonesia menghadapi Persita Tangerang, Senin (30/7/2018).

Namun, panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persis Solo belum bisa memastikan apakah laga kontra Persita Tangerang di matchday ke-10 itu bisa digelar di Stadion Manahan Solo. “Koordinasi terakhir dengan pihak pengelola stadion ya hari ini [kemarin]. Hasilnya, saya belum dapat kepastian apakah laga itu bisa digelar di Stadion Manahan,” ujar Ketua Panpel Persis Solo Didik Daryanto saat dihubungi Solopos.com, Senin (16/7/2018).

Didik berharap laga kontra Persita Tangerang itu tetap bisa diselenggarakan di Stadion Manahan. Apalagi, rencananya laga yang masuk kategori big match karena melibatkan dua tim besar di Liga 2 itu bakal disiarkan secara langsung oleh TV One.

Bila digelar di stadion lain seperti Stadion Wilis Madiun tentu diperlukan waktu untuk mengurus perizinan kepada pihak-pihak terkait. Sementara panpel hanya punya waktu kurang dari dua pekan untuk mengurus semua perizinan dan keperluan lain. “Sekarang tahapnya masih koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Mudah-mudahan saja dalam waktu dekat sudah ada kepastian,” jelas Didik.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persis Solo Dedi M. Lawe mengaku belum mendapat surat pemberitahuan dari pengelola Stadion Manahan Solo terkait rencana renovasi stadion yang bakal dimulai pada September mendatang. “Belum ada pemberitahuan kepada manajemen. Mudah-mudahan saja masih bisa menggunakan Stadion Manahan [sampai Oktober],” papar Dedi M. Lawe.