Tandang ke Karawang, Pasoepati Antisipasi Gesekan di Semarang

Pasoepati merayakan kemenangan Persis Solo (Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
18 Juli 2018 22:25 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Beberapa hari jelang laga tandang Persis Solo melawan Persika Karawang, Kamis (19/7/2018), para anggota Pasoepati digegerkan dengan sebuah akun media sosial yang menebarkan permusuhan antara suporter Persis Solo dengan suporter PSIS Semarang. Akun yang mencatut nama Pasoepati ini bikin geram karena memprovokasi kedua belah suporter yang sebenarnya sudah berhubungan baik.

Anggota Pasoepati memang berkepentingan dengan publik Semarang karena mereka akan melalui kota tersebut untuk menggelar away day ke Karawang. Banyak suporter Persis yang mengecam akun provokator tersebut dan meminta DPP Pasoepati segera bertindak. Bagi fans Persis, gesekan saat bertandang ke markas Persik Kendal beberapa waktu lalu memang masih membekas di benak mereka. Mereka tak ingin insiden itu terulang kembali.

“Kami minta teman-teman tak terprovokasi dengan kabar yang tidak jelas,” ujar Menteri Luar Negeri Pasoepati, Agie Taufik Hidayat, saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu (18/7/2018).

Agie mengatakan Pasoepati bakal melewati jalur Pantura karena rute itulah yang paling memungkinkan menuju Karawang. Pihaknya berupaya memastikan perjalanan fans Persis aman meski DPP tidak menggelar tur resmi kali ini. Salah satu langkahnya yakni memilih waktu pemberangkatan yang minim gesekan.

“Sebisa mungkin kami tidak tiba di wilayah rawan konflik pada malam hari. Kami pikir semua bisa terkendali, wong kami niatnya hanya mendukung Persis, bukan mau rusuh,” kata dia.

Agie mengatakan pihak Persika memberikan jatah 1.500 tiket bagi suporter Persis di laga nanti. Namun hingga Rabu sore, baru 107 anggota Pasoepati yang telah membeli tiket pertandingan melalui DPP. Agie menilai turunnya antusiasme suporter tidak berkaitan dengan potensi gesekan, melainkan karena laga digelar pada hari kerja. Adapun sebagian suporter memutuskan membeli tiket langsung di Karawang, tidak melalui DPP.

“Kocek suporter juga baru saja tersedot setelah away day ke Kendal, 9 Juli 2018 lalu. Namun kami yakin pendukung Persis yang berangkat tetap lumayan, banyak fans yang memutuskan membeli tiket langsung di stadion. Belum lagi dukungan dari Pasoepati Jakarta dan Bekasi.”

Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, mengaku belum berkomunikasi dengan kelompok suporter PSIS untuk menekan potensi gesekan di Semarang. Pihaknya hanya mewanti-wanti agar fans Persis bisa menjaga diri dan bersikap santun dalam perjalanan.

“Koordinasi dengan suporter PSIS maupun aparat setempat belum dilakukan karena kami berangkat dengan jam-jam yang berbeda. Kami juga belum tahu mau lewat jalur utara atau selatan,” ujar Rio, sapaan akrabnya.