Tur Pramusim, Ajang Klub-Klub Eropa Keruk Keuntungan

Barcelona vs Real Madrid (Reuters/Albert Gea)
20 Juli 2018 14:55 WIB Ahmad Baihaqi Dunia Share :

Solopos.com, SOLO - Tim-tim top di Eropa tengah bersiap untuk menjalani tur pramusim. Mayoritas dari mereka akan mengikuti turnamen International Champions Cup (ICC) 2018. Ajang itu, bisa menjadi wadah untuk mengeruk keuntungan.

ICC 2018 akan digelar mulai akhir Juli 2018 hingga beberapa pekan jelang kompetisi Eropa dimulai. Laga-laga di ICC tak akan dilangsungkan di Eropa melainkan di benua lainnya seperti Amerika atau Asia. Tak ayal, Tur pramusim menjadi kesempatan bagi klub-klub Eropa tersebut untuk memperluas pasar global.

Sayangnya, tur pramusim kali ini diganggu oleh Piala Dunia 2018. Hal itu membuat sejumlah pemain bintang tak bisa ikut tur pramusim karena mendapat jatah libur lebih. Namun, keuntungan besar diprediksi tetap bisa diraih jika mengacu pada fakta musim lalu. Para klub yang ikut tur pramusim mendapat pemasukan dari fee keikutsertaan plus penjualan tiket penonton.

Pada ICC 2017, klub-klub dengan basis pendukung besar di dunia, seperti Real Madrid, Manchester United, dan Barcelona mendapat kucuran uang masing-masing US$20 juta poundsterling (Rp290,2 miliar) dari ICC Organizers, penyelenggara ICC, karena keikutsertaan mereka di turnamen ini. Jumlah itu belum termasuk hasil penjualan tiket penonton. Jika dijumlah, total pemasukan Madrid, United, dan Barcelona pada tahun lalu bisa mencapai 20 juta poundsterling (Rp376,5 miliar).

Sementara beberapa klub lain mendapat pemasukan bervariatif. Mulai dari 12 juta poundsterling (Rp226,1 miliar), 10 juta poundsterling (Rp188,5 miliar), 9 juta poundsterling (Rp169,6 miliar), hingga 5 juta poundsterling (Rp94,2 miliar). Jumlah tersebut belum termasuk hasil penjualan tiket penonton di setiap laga.