Liga 2 Indonesia: Suporter Persis Solo Tak Dapat Jatah Tiket di Rembang

Pasoepati merayakan kemenangan Persis Solo (Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
21 Juli 2018 22:30 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO - Keributan suporter Persis Solo dengan suporter PSIR Rembang yang terjadi di babak penyisihan Grup 4 Liga 2 pada Juli tahun lalu masih menyisakan trauma bagi panitia pelaksana pertandingan (panpel).

Meski sudah setahun berlalu, insiden keributan suporter itu tetap berdampak pada perjuangan Persis Solo dalam menjalani laga away terakhir di putaran pertama Liga 2 Wilayah Barat. Ya, Persis Solo bakal berjuang sendirian untuk menghadapi tuan rumah PSIR Rembang di matchday kesembilan yang berlangsung di Stadion Krida Rembang, Rabu (25/7/2018).

Tokopedia

M. Wahyu dkk. dipastikan tidak akan didampingi pemain ke-12 alias suporter saat menjalani laga away kontra Laskar Dampo Awang, julukan PSIR Rembang. Melalui surat resmi yang dikirim ke manajemen Persis Solo tertanggal 21 Juli, Ketua Panpel PSIR Rembang Tri Cahyo Rismawanto memberitahukan terkait tidak adanya kuota tiket untuk suporter tim tamu.

“Tidak memberikan kuota kepada suporter Persis Solo baik [secara] terorganisir [kolektif] maupun perorangan untuk masuk ke Stadion Krida Rembang sehingga pelaksanaan pertandingan berjalan dengan lancar, tertib dan aman,” tulis Tri Cahyo dalam surat resmi yang dikirimkan ke manajemen Persis Solo.

Dalam surat itu, Tri Cahyo juga mengemukakan langkah itu dilakukan untuk mencegah keributan antardua suporter kembali terpecah saat kedua tim terlibat duel di lapangan. Menanggapi hal itu, Presiden Pasoepati Aulia Haryo Suryo mengaku menghormati apapun keputusan dari Panpel PSIR Rembang.

“Kami akan berkoordinasi dengan korwil-korwil untuk tidak mengadakan tour away ke Rembang. Semoga kawan-kawan bisa menghargai dan menghormati larangan itu,” papar Rio, sapaan akrabnya saat dihubungi Solopos.com, Sabtu malam.

Sekadar catatan, akibat keributan dua suporter pada tahun lalu itu, panpel PSIR Rembang dan Persis Solo mendapat sanksi dari Komisi Disiplin PSSI. Suporter Persis Solo dinyatakan terbukti bersalah terlibat saling lempar dengan suporter PSIR Rembang yang mengakibatkan suporter masuk ke lapangan. Suporter Persis Solo juga merusak fasilitas stadion berupa pagar tribune penonton dan mengubah papan skor dengan angka 11-0.

Akibatnya, Persis Solo didenda Rp100.000.000. Tidak hanya itu, Persis Solo juga dihukum kalah 0-3 dari PSIR Rembang dan poinnya minus tiga sehingga posisi di papan klasemen pun melorot. Suporter Persis Solo juga dilarang mendampingi tim di dua laga kandang berikutnya.