Ingin Ganti Pelatih, Milan Bidik Conte

Antonio Conte (Reuters/Matthew Childs)
26 Juli 2018 15:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MILANAC Milan benar-benar ingin menataulang skuat mereka setelah dikuasai pemilik baru dari Amerika Serikat, Elliott Management.

Isu pergantian pelatih pun mulai mengapung ke permukaan. Tim berjuluk Rossoneri tersebut dilaporkan ingin menggantikan posisi Genaro Gattusso dengan mantan pelatih Juventus dan Chelsea, Antonio Conte, di kursi pelatih.

Tokopedia

Saat ini, Conte mengalami jobless sejak dipecat Chelsea, 12 Juli 2018 lalu. Posisinya di Chelsea digantikan mantan pelatih Napoli, Maurizio Sarri. Conte kembali ke Italia dan bisa jadi akan bergabung dengan Milan untuk musim 2018/2019.

Sejauh ini, pemilik baru Milan sudah memecat dua petinggi di jajaran manajemen, yakni Direktur Olahraga, Massimiliano Mirabelli dan Chief Executive, Marco Fassone. Bisa jadi, Gattusso mendapat giliran korban pemecatan berikutnya.

Menurut laporan Sport Mediaset, Direktur Olahraga baru Milan, Leonardo, tertarik dengan Conte. Kesuksesan Conte menangani Juventus pada 2011-2014 bisa jadi alasannya. Selama tiga musim bersama Juve, pelatih kelahiran Lecce, 48 tahun silam itu, tak pernah absen mempersembahkan Scudetto bagi tim raksasa Turin.

Selama dua musim terakhir menakhodai Chelsea, Conte juga selalu menyumbang gelar, yakni trofi Liga Premier 2016/2017 dan Piala FA 2017/2018. Namun, seperti dilansir Express.co.uk, Rabu (25/7/2018), rencana Milan mendapat tangan tangan Conte bisa tersendat dalam hitungan bulan. Alasannya, Conte masih berurusan secara hukum dengan mantan klubnya, Chelsea.

Conte dikabarkan menjalani proses hukum untuk menuntut hak dalam sisa kontraknya bersama Chelsea. Mantan Pelatih Timnas Italia tersebut masih berhak mengantongi 9 juta poundsterling (Rp171 miliar) dari total 15,1 juta poundsterling (Rp286,9 miliar), sesuai kesepakatan.

Selain Conte, Milan berminat mendatangkan Chief Executive Arsenal, Ivan Gazidis, untuk menempati kursi CEO setelah Fassone dipecat belum lama ini. Pria berkepala plontos tersebut “mahir” dalam urusan melobi pemain baru. Dia juga menjadi sosok keberhasilan Arsenal mendatangkan pelatih Paris Saint Germain (PSG), Unai Emery, pada musim panas ini. Tapi Arsenal dipastikan tidak akan membiarkan Gazidis dengan mudah dibeli Milan.

“Kami waspada dengan spekulasi itu. Kami tahu dia [Gazidis] mendapatkan banyak tawaran, dia memang figur yang dihormati. Dia tidak pernah menerima peluang itu. Dia selalu berkomitmen dengan masa depan Arsenal dan bekerja keras di Singapura [dalam turnamen pramusim] dengan Unai Emery untuk mempersiapkan musim baru,” jelas Chariman Arsenal, Sir Chips Keswick.