Arsenal Vs PSG: Reuni Emosional Unai Emery

Unai Emery (Reuters/Christian Hartmann)
27 Juli 2018 23:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, SINGAPURA — Unai Emery belum genap tiga bulan meninggalkan kursi pelatih Paris Saint Germain (PSG). Namun pelatih asal Spanyol tersebut akan bereuni dengan mantan klubnya tersebut saat mendampingi Arsenal pada laga pramusim International Champions Cup (ICC) 2018 di National Stadium, Singapura, Sabtu (28/7/2018) pukul 18.30 WIB.

Selama tiga tahun menangani PSG, Emery menyimpan kesan terhadap mantan klub dan pemainnya. Dia juga tak melupakan peran besar Neymar yang membawa PSG menjadi juara Ligue 1 musim lalu. Pada 2017/2018, Neymar membentuk trisula MCN bersama Kylian Mbappe dan Edinson Cavani.

Tokopedia

“Di masing-masing klub Anda harus tahu peran Anda bermain dan peran Anda untuk tim Anda. Menurutku, pemimpin PSG adalah Neymar. Ini membutuhkan proses dan masih berlangsung untuk bisa menyatu. Di Manchester City, pemimpinnya adalah Pep [Guardiola]. Di PSG, pemimpinnya pastilah Neymar,” ujar Emery, seperti dilansir Mirror.co.uk, Jumat (27/7/2018).

Tapi Emery merasa yakin dirinya akan mendapatkan dukungan besar di klub barunya, Arsenal. Musim ini, merupakan musim perdana eks pelatih Sevilla tersebut bersama The Gunners, julukan Arsenal. Berbeda dengan Ligue 1 yang didominasi satu hingga dua klub termasuk PSG, persaingan di Liga Premier jauh lebih kompetitif.

Arsenal dan PSG sama-sama menelan kekalahan dalam laga sebelumnya di ICC. The Gunners kalah adu penalti 1-1 (1-3) dari Atletico Madrid. Sedangkan PSG lebih parah dengan dipecundangi 1-3 Bayern Munchen.

Emery bisa kembali memainkan Emile Smith Rowe. Pemuda berusia 17 tahun itu mencetak gol indah yang menyamakan kedudukan 1-1 di waktu normal saat melawan Atletico. Sedangkan pelatih baru PSG, Thomas Tuchel, kembali belum bisa menurunkan sejumlah bintangnya yang masih cuti setelah Piala Dunia 2018, termasuk Neymar, Mbappe, dan Cavani.

Namun Tuchel bisa menurunkan kiper baru PSG, Gianluigi Buffon. Sayang, legenda Juventus itu masih sangat menyedihkan bersama klub berjuluk Les Parisiens tersebut. Buffon kebobolan empat gol saat PSG dibantai 2-4 dari Chambly. Gawangnya juga kebobolan dua gol ketika melawan Bayern sebelum diganti Remy Deschamps pada menit ke-66 ketika melawan Bayern.