Persis Solo Vs Persita Tangerang Jadi Laga Perpisahan M. Wahyu

M. Wahyu Fitriyanto (Solopos)
29 Juli 2018 14:55 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Kebersamaan antara Persis Solo dengan kapten M. Wahyu Fitrianto akhirnya harus berakhir. Laga antara Persis Solo melawan Persita Tangerang di Stadion Wilis Madiun pada Senin (30/7/2018) dipastikan menjadi laga perpisahan M. Wahyu bersama Laskar Sambernyawa.

M. Wahyu sudah menjadi bagian skuat Persis Solo pada 2014. Kala itu, dia mampu membawa Persis Solo melaju ke babak delapan besar Divisi Utama. Musim berikutnya M. Wahyu sempat berpetualang bersama Persijap Jepara dan PSCS Cilacap. Pada 2017, M. Wahyu kembali dipanggil untuk memperkuat Persis Solo. M. Wahyu yang dipercaya sebagai kapten tim mengantarkan Persis Solo melaju ke babak delapan besar Liga 2 musim lalu.

Musim ini, Persis Solo masih memberi kepercayaan kepada M. Wahyu menjadi kapten ini. Pemain bernomor 23 itu kembali menjadi gelandang tengah andalan bersama Heru Eto’o Setyawan. Namun, tawaran tampil di kasta tertinggi Liga Indonesia bersama PSIS Semarang agaknya sulit untuk ditolak oleh pemain yang berasal dari Surabaya ini.

Manajer Persis Solo Setiawan ‘Iwan’ Muhammad menjelaskan sebenarnya M. Wahyu tidak masuk dalam daftar pemain yang dilepas manajemen Persis Solo saat dibukanya jendela transfer pemain. Meski begitu, sang pemain merasa kepindahannya ke PSIS Semarang yang berkompetisi di Liga 1 merupakan langkah maju baginya.

“Manajemen memang bermaksud mempertahankan dia. Tapi dia memang berniat sendiri untuk ke sana [PSIS Semarang]. Ya besok jadi pertandingan terakhirnya bersama Persis Solo,” jelas Iwan saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (28/7/2018) malam WIB.

M. Wahyu sudah mengajukan surat permohonan pengunduran diri kepada manajemen Persis Solo. Surat keluar dari Persis Solo itu bisa digunakan untuk melengkapi berkas kepindahannya ke PSIS Semarang. “Ada surat permohonan dari M. Wahyu. Dia ingin meningkatkan performanya di Liga 1. Dia memohon agar manajemen menyetujuinya kepindahannya [ke PSIS],” terang Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persis Solo Dedi M. Lawe.

Selain M. Wahyu yang bakal bergabung dengan PSIS Semarang, Persis Solo juga melepas Sunarto dan Jalwandi. Kedua pemain dianggap mengalami penurunan performa setelah menjalani putaran pertama babak penyisihan wilayah barat.

Sunarto yang didatangkan dari Arema FC Malang baru bisa mencetak satu gol untuk Persis Solo. Sunarto kesulitan menembus skuat utama Persis Solo sehingga lebih kerap turun dari bangku cadangan. Setali tiga uang, Jalwandi juga kesulitan menembus skuat utama meski musim lalu tampil gemilang bersama Cilegon United. Nasib Jalwandi lebih parah karena beberapa kali tidak masuk dalam line up pertandingan yang dijalani Persis Solo.