Bursa Transfer Segera Berakhir, Tottenham Belum Punya Pemain Baru

Tottenham Hotspur (Reuters/Matthew Childs)
31 Juli 2018 19:25 WIB Ahmad Baihaqi Dunia Share :

Solopos.com, LONDON - Tottenham Hotspur belum juga mendatangkan pemain baru pada bursa transfer musim panas ini. Padahal, bursa transfer tinggal menyisakan 11 hari lagi.

Aktivitas transfer Tottenham ini sempat disoroti oleh legenda mereka. Pasalnya, para pesaing Tottenham di Liga Premier Inggris berbondong-bondong memperkuat tim dengan mendatangkan pemain anyar. Namun, Tottenham justru adem ayem.

Liverpool menjadi tim Liga Premier Inggris yang paling aktif di bursa transfer kali ini dengan mendatangkan empat pemain top. Sementara Manchester City sukses menggaet Riyad Mahrez, Chelsea punya pelatih baru dan gelandang Jorginho. Arsenal pun punya pelatih baru serta tambahan kekuatan dari Bernd Leno dan Sokratis. Sedangkan Manchester United menggaet Fred.

Sejauh ini, Tottenham cuma memperbarui kontrak pemain-pemainnya seperti Harry Kane, Son Heung-min, Erik Lamela, dan Harry Winks. The Lily White pun diprediksi akan jorjoran menjelang bursa transfer ditutup seperti musim lalu. Namun pelatih Mauricio Pochettino tak yakin dengan hal itu.

"Musim lalu saya bilang kepada Anda [berapa pemain baru yang saya perkirakan akan digaet], tapi di musim ini kami tidak tahu," ujar Pochettino seperti dilansir Espnfc, Selasa (31/7/2018).

"Saya tidak tahu apakah kami akan merekrut pemain baru atau tidak. Kami sedang mengerjakannya. Saya tidak bisa mengatakan kepada Anda apakah kami akan merekrut satu pemain, nol atau dua, tiga atau empat. Kami sedang mengerjakannya," sambungnya.

"Memang benar bursa transfernya segera ditutup, tapi klub sedang melakukan segalanya untuk membantu tim dan menambah beberapa pemain, menambah kualitas."

"Sudah pasti, kami akan bersaing dengan tim-tim besar dan mereka sedang gencar. Bagi kami, sulit dilakukan tapi di dalam pikiran kami selalu kompetitif. Kami akan bermain dengan 11 orang dan berusaha kompetitif dan mencoba memenangi setiap pertandingan."