Pembangunan Stadion Baru Tottenham Dikebut, Pekerja Diminta Lembur 12 Jam

Stadion baru Tottenham Hotspur (SpursOfficial - Twitter)
31 Juli 2018 19:55 WIB Kaled Hasby Ashshidiqy Dunia Share :

Solopos.com, LONDON Tottenham Hotspur mengebut pembangunan stadion baru mereka. Rencananya, stadion anyar dengan nilai proyek mencapai 800 juta poundsterling (Rp15,1 triliun) itu harus segera selesai agar bisa menggelar laga Tottenham melawan Liverpool di Liga Premier pada 15 September 2018.

Karena waktunya kian mepet, perusahaan konstruksi yang dipekerjakan Tottenham, Mace, meminta pekerjanya untuk lembur. Mereka menawarkan bayaran ekstra tinggi bagi pekerjanya yang mau bekerja 80 jam setiap pekannya.

Tokopedia

Seperti dilansir Daily Mail, Selasa (31/7/2018), Construction News menemukan adanya pekerja yang bekerja hingga 12 jam. Mereka juga mendapati kiriman surat elektronik (surel) yang berisi tawaran kepada pekerja untuk bekerja selama 12 jam sekali sif. Sebagai kompensasinya, pekerja mendapat bayaran tambahan.

Tidak hanya itu, Construction News juga menemukan adanya iklan lowongan pekerjaan untuk pekerjaan 16 jam sehari dan 80 jam sepekan yang diunggah agen besar pencari tenaga kerja di Inggris. Dalam iklannya ditulis “mencari pekerja yang sanggup bekerja untuk waktu yang lama dan siap dengan tenggat waktu yang ketat”.

Juru bicara Mace menegaskan pihaknya tetap memerhatikan risiko bekerja lembur dalam proyek besar. Mereka mengklaim melakukan pengecekan untuk memastikan jam kerja yang diterapkan masih dalam batas wajar.

Bagian bawa stadion sudah hampir selesai. Tottenham mengumumkan akan ada dua laga uji coba di stadion baru sebelum laga kontra Liverpool digelar. Laga itu akan digelar pada 27 Agustus dan 1 September.

Pimpinan Tottenham, Daniel Levy, pada Mei lalu mengatakan ada sekitar 3.000 pekerja yang dikerahkan untuk menyelesaikan pembangunan stadion tersebut.