Kurang Maksimal di Wilis, Persis Solo Pilih Sriwedari 

Moh. Khodiq Duhri/Manajemen Persis Solo memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Persis Solo, Selasa (31/7 - 2018).
31 Juli 2018 22:52 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Manajemen Persis Solo akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Stadion Sriwedari sebagai venue laga kandang di Liga 2. Dalam waktu dekat, manajemen Persis Solo akan melakukan pembenahan stadion legendaris itu untuk menunjang keamanan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persis Solo Dedi M. Lawe mengatakan keputusan penggunaan Stadion Sriwedari sebagai homebase itu diambil setelah ada pembicaraan antara Presiden Komisaris PT Persis Solo Saestu Sigid Haryo Wibisono dengan Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo melalui telepon pada Selasa (31/7/2018) pagi. Pada prinsipnya, kata Dedi, Wali Kota Solo mempersilakan Persis Solo menggunakan Stadion Sriwedari sebagai homebase selama renovasi Stadion Manahan masih berlangsung. “Pada Rabu [1/8/2018] rencananya kami akan menyurvei Stadion Sriwedari. Nanti akan kami data apa saja yang perlu dibenahi untuk menunjang keamanan, termasuk pemasangan pagar. Setelah itu, kami akan menyusun RAB [rancangan anggaran belanja] untuk melakukan pembenahan di sana sini,” jelas Dedi M. Lawe dalam jumpa pers di Kantor Persis Solo, Selasa malam.


Dedi menjelaskan Stadion Sriwedari merupakan satu dari dua venue yang didaftarkan sebagai homebase Persis Solo di Liga 2. Dia mengakui Stadion Sriwedari hanya bisa menampung sekitar 10.000 suporter. Sebagai solusi, manajemen akan memfasilitasi tayangan pertandingan melalui beberapa layar lebar bagi suporter di luar stadion. “Terkait perizinan, nanti akan segera diurus oleh manajer. Kami juga berencana beraudiensi dengan Polresta Solo untuk membicarakan teknis pengamanan pertandingan. Saya yakin bila infrastruktur sudah dibenahi, suporter bisa diajak kompromi. Tidak perlu loncat pagar karena di luar stadion sudah ada big screen untuk menonton pertandingan,” ucapnya.


Dedi menegaskan tidak ada alternatif venue lain yang bisa dipakai Persis Solo selain Stadion Sriwedari. “Kami tidak memikirkan stadion lain selain Sriwedari. Apalagi Stadion Sriwedari ini sudah teregistrasi di PT LIB sebagai markas kedua Persis Solo. Kalau di kota sendiri ada stadion yang bisa digunakan, untuk apa kami harus jauh-jauh pindah ke daerah lain,” paparnya.


Sementara itu, Manajer Persis Solo Setiawan Muhammad menilai kegagalan meraih poin penuh saat Persis Solo menjamu Persita Tangerang di Stadion Wilis Madiun dikarenakan para pemain belum memiliki feel seperti saat bermain di Stadion Manahan. “Karena feel tidak dapat, cara mainnya beda. Mudah-mudahan feel itu didapatkan kembali oleh para pemain saat berkandang di Stadion Sriwedari,” jelasnya. (JIBI)