Modric Merapat, Inter Milan Beraroma Kroasia

Luka Modric (Reuters/Carl Recine)
02 Agustus 2018 19:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, MILAN — Hanya beberapa jam setelah memboyong Sime Vrsaljko dari Atletico Madrid, Inter Milan langsung dikaitkan dengan seorang pemain Timnas Kroasia lain. Tak tanggung-tanggung, Nerazzurri berniat memboyong kapten sekaligus pemain pilar Vatreni yakni Luka Modric. Gayung bersambut setelah sang pemain disebut terbuka dengan peluang hengkang dari Real Madrid.

Jika transfer itu terealisasi, aroma Kroasia di tubuh Nerazzurri tentu bakal kian kental. Sebelumnya klub yang bermarkas di Giuseppe Meazza itu telah memiliki DNA Kroasia dalam diri Ivan Perisic dan Marcelo Brozovic. Ketiganya berperan membawa Vatreni menembus final Piala Dunia kali pertama dalam sejarah timnas mereka di Rusia lalu.

Dilansir Sky Italia, Rabu (1/8/2018), Inter disebut sudah mengadakan pembicaraan dengan agen Modric. Peraih Golden Ball 2018 itu dikabarkan tak menutup kemungkinan meninggalkan Santiago Bernabeu. “Inter memiliki mimpi yang sangat tinggi [musim ini],” ujar jurnalis Sky, Gianluca di Marzio, menanggapi kabar ketertarikan Inter pada Modric, dilansir Bleacher Report.

Ambisi Inter menciptakan “mini Kroasia” di Giuseppe Meazza tampaknya tak akan mudah karena masalah gaji. Musim lalu Modric mendapat gaji amat tinggi di Madrid yakni 180.000 poundsterling per pekan. Inter tentu bakal berpikir mengeluarkan duit sebanyak itu untuk pemain yang akan genap berusia 33 tahun pada bulan depan. Namun Nerazzurri diklaim akan mencoba segala cara untuk mewujudkan transfer tersebut.

Jika gagal merekrut Modric, Inter sudah punya alternatif yakni Arturo Vidal. Gelandang Bayern Munich itu dikabarkan sudah sepakat pindah dengan kontrak berdurasi tiga tahun dengan gaji 5 juta euro per musim.

Sementara itu, Sime Vrsaljko sudah lebih dulu berseragam Inter Milan dengan status pinjaman plus opsi pembelian. Bek kanan itu diplot menggantikan Joao Cancelo yang memilih hijrah ke Juventus. Atletico rela melepas pemain 26 tahun itu karena baru saja memboyong bek kanan asal Kolombia, Santiago Arias. Vrsaljo juga dikabarkan punya hubungan yang tak baik dengan Diego Simeone sehingga sang pelatih membiarkannya pindah ke Inter.

Ini bukan kali pertama bagi Vrsaljko untuk mengarungi belantara Seri-A. Bek yang juga menjadi incaran Manchester United itu pernah membela Genoa dan Sassuolo sebelum tampil di Spanyol. Pelatih Inter, Luciano Spalletti, tak menampik masih membutuhkan satu pemain di posisi gelandang setelah menghadirkan bek kanan anyar.

“Kami harus mendapatkan pemain [gelandang] baru yang bisa bermain lebih dari satu posisi,” tutur Spalletti.