Higuain ke Milan, Siapa yang Untung?

Carlo Pinsoglio dan Gonzalo Higuain (Reuters/Alberto Lingria)
04 Agustus 2018 00:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, SOLO - Gonzalo Higuain resmi meninggalkan Juventus setelah menyetujui proposal peminjaman selama satu musim berikut opsi pembelian dari AC Milan. Higuain sudah menyelesaikan tes medis dan siap membela AC Milan pada musim 2018/2019.

Transfer Higuain itu cukup signifikan untuk menentukan nasib orang-orang di pihak Juventus maupun Rossoneri. Berikut analisis siapa yang untung dan buntung dalam transfer tersebut seperti dikutip dari Squawka, Jumat (3/8/2018).

Yang untung:

Tokopedia

1. Leonardo
Direktur Umum AC Milan ini berada di balik rencana kepindahan Higuain ke San Siro. Tak banyak sesumbar, dia selangkah lagi sukses mendatangkan striker besar plus bek potensial Italia, Mattia Caldara, ke AC Milan.

2. Alvaro Morata
Ini mungkin pekan yang paling membahagiakan bagi Alvaro Morata. Setelah dikaruniai dua bayi kembar, kepindahan Higuain ke Milan membuat posisinya di Chelsea lebih aman. Bukan rahasia jika Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, ngebet bereuni dengan Higuain di Stamford Bridge.

3. Leonardo Bonucci
Jika ada seseorang yang paling bahagia dengan kepindahan Higuain, orang itu salah satunya mungkin Bonucci. Bek Timnas Italia ini berpeluang besar “balik kucing” ke Juventus lantaran masuk dalam paket transfer Higuain ke Milan.

yang buntung:

1. Maurizio Sarri
Kegagalan merekrut Higuain membuat Sarri perlu mengoptimalkan striker yang ada seperti Morata dan Olivier Giroud. Sarri bisa kian pusing jika Eden Hazard dan Willian memilih meninggalkan The Blues.

2. Cristiano Ronaldo
Ronaldo mungkin menjadi salah satu pemain Juve yang kecewa dengan peminjaman Higuain. CR7 memang sudah klop dengan Higuain karena pernah empat musim bersama di Real Madrid dan mencetak total 250 gol.

3. Nikola Kalinic
Setelah tindakan indisiplinernya bersama Kroasia di Piala Dunia 2018, Kalinic bisa giliran dilupakan Milan setelah kehadiran Higuain. Musim lalu penampilan Kalinic di San Siro juga tak cukup apik lantaran hanya mencetak enam gol. Pintu keluar terbuka lebar bagi striker 30 tahun itu.