Prediksi Chelsea Vs Manchester City di Community Shield, Sarri Lawan Tiki Taka

Maurizio Sarri (Reuters/Alberto Lingria)
05 Agustus 2018 05:00 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON — Laga Community Shield yang mempertemukan juara Liga Premier dan Piala FA sebagai pembuka Liga Premier 2018/2019 akan digelar di Stadion Wembley, London, Minggu (5/8/2018) malam ini pukul 22.00 WIB. Juara Liga Premier musim lalu, Manchester City, bakal menantang juara bertahan Piala FA, Chelsea. 

Penggila sepak bola Inggris dijamin bakal disuguhi sepak bola indah yang menjadi folosofi pelatih City dan Chelsea. Pelatih City, Josep “Pep” Guardiola, memegang filosofi tiki-taka sejak menukangi Barcelona.

Dia berhasil mengadopsi permainan yang identik dengan umpan-umpan pendek dan cepat itu ke dua klub berikutnya, Bayern Munich dan City. Musim lalu, ia mengantar City dengan strategi tiki-taka untuk menjuarai Liga Premier dengan menembus 100 poin dan koleksi 106 gol.

Bagaimana dengan Sarri? Meski belum pernah menyuguhkan trofi selama tiga tahun di Napoli, pelatih yang tak pernah menggeluti karier sebagai pemain sepak bola profesional itu dipuji karena strategi permainan indahnya. Di Italia, gaya permainan ala Sarri itu dikenal sebagai Sarrismo.

Sejak pindah ke Chelsea menggantikan Antonio Conte musim ini, permainan Sarri mendapat julukan baru yakni Sarri-ball. Tak ayal, sebagian media Inggris melabeli duel di Community Shield kali ini sebagai pertemuan tiki-taka melawan Sarri-ball.

Seperti Guardiola, Sarri setia dengan skema 4-3-3. Sarri-ball juga identik dengan umpan-umpan pendek, tapi lebih tajam hingga memaksa para bek keluar dari posisinya. Guardiola bahkan dibuat terkagum dengan kecerdikan Sarri ketika City bertemu Napoli di fase grup Liga Champions musim lalu.

City dan Chelsea diragukan bisa menurunkan sederet pilar yang turun di Piala Dunia 2018. Beberapa bintang The Citizens memang sudah kembali, tapi Kevin de Bruyne dan Raheem Sterling belum kembali dari liburan setelah Piala Dunia beberapa hari sebelum duel di Wembley.

Sedangkan Chelsea masih diragukan bisa diperkuat Eden Hazard, N'Golo Kante, Olivier Giroud, hingga kiper Thibaut Courtois.
Selama pramusim, Guardiola dan Sarri sama-sama mencoba para pemain barunya.

Guardiola bisa bernapas lega karena pemain termahalnya di musim panas ini, Riyad Mahrez, kembali pulih setelah cedera minor di pramusim. Sedangkan Sarri bisa bertumpu pada anak didiknya di Napoli, Jorginho, yang ikut diboyongnya ke Stamford Bridge musim panas ini.