Liga 2 Indonesia: Prediksi Persita Tangerang vs Persis Solo

Pemain Persis Solo merayakan gol Eli Nasoka ke gawang Persik Kendal di Stadion Utama Bahurekso, Senin (9/7/2018). (Istimewa - ofisial Persis Solo)
06 Agustus 2018 09:10 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO - Setelah mengalahkan Persibat Batang di Stadion Manahan pada 13 Juli 2018 lalu, Persis Solo seperti lupa bagaimana caranya meraih kemenangan. Dalam lima laga terakhir, Laskar Sambernyawa tak bisa menang. Hasil imbang diraih saat menghadapi Persika Karawang (0-0), PSIR Rembang (1-1) dan Persita Tangerang (0-0) di Liga 2 Wilayah Barat.

Bahkan di laga terakhir, Kamis (2/8/2018), Asyraq Gufron dkk. dipermalukan tim asal Liga 3 Persinga Ngawi dengan skor 0-1 yang membuat Persis Solo tersingkir dari Piala Indonesia. Persis Solo pun butuh perjuangan keras saat menghadapi Persita Tangerang di laga perdana putaran kedua Liga 2 Wilayah Barat di Stadion Singaperbangsa Karawang, Senin (6/8/2018).

Tokopedia

Usai meraih rentetan hasil kurang memuaskan itu, akun instagram Persis Solo sempat menjadi sasaran protes suporter. Mereka mempertanyakan keseriusan tim untuk promosi ke kasta tertinggi Liga Indonesia. Mandulnya lini serang Persis Solo menjadi sorotan suporter. Dari lima laga, Persis Solo hanya bisa mencetak 1 gol melalui free kick yang dieksekusi gelandang bertahan, Bayu Andra.

Kehadiran striker baru Abanda Rahman di laga terakhir menghadapi Persinga Ngawi belum memberi perubahan di lini serang. Abanda Rahman belum terlihat padu dengan rekan-rekannya karena baru beberapa hari direkrut dari PSPS Riau. Hadirnya kembali Rudiyana di lini serang diharapkan menjadi faktor pembeda. Pemain berjuluk Rudigol itu diharapkan bisa mememecah persoalan di lini depan Persis Solo.

Persis Solo pun wajib meraih kemenangan atas Persita bila tidak ingin posisi di peringkat dua klasemen Liga 2 Wilayah Barat terancam. Apalagi di laga lain, pemuncak klasemen Semen Padang FC mampu menjauh dari kejaran Persis Solo usai mengemas kemenangan 3-1 atas Cilegon United pada Sabtu (4/8/2018).

Sejak 2007 lalu, Persis Solo sudah bertemu dengan Persita Tangerang sebanyak tiga kali. Kedua tim pernah bertemu di turnamen Piala Indonesia 2007 lalu. Saat bermain di Stadion Manahan, kedua tim bermain imbang. Sementara saat away ke Tangerang, Persis takluk 1-2. Bila menang atas Persita Tangerang, Persis Solo bisa kembali menempel ketat Semen Padang di puncak klasemen, sekaligus memperbaiki catatan pertemuan kedua tim.

"Semua pemain sangat siap untuk pertandingan menghadapi Persita. Siapa pun yang diturunkan menjadi starter, harus menampilkan permainan militan, menunjukkan seorang fighter di lapangan dan meraih kemenangan atas Persita,” ujar Jafri Sasta melalui media officer Persis Solo, Minggu (5/8/2018).

Di pertemuan pertama, Persita berhasil membuat frustasi Persis dengan pertahanan solid dan kompak. Pelatih Persita Wiganda berhasil menerapkan strategi untuk meredam pergerakan sayap Persis Solo. Wiganda mengakui, kekuatan Laskar Sambernyawa bertumpu pada kecepatan kedua sayap yang sangat diwaspadai tim lawan.

“Kami jelas mewaspadai winger Persis Solo yang sangat cepat dan kuat. Di pertandingan putaran pertama, kami berhasil mematikan kedua winger mereka. Namun, di pertemuan kedua, tentu Coach Jafri ada perubahan dan itu harus kami antisipasi,” kata Wiganda.