Jadi Kandang Persis, Sriwedari Dibenahi Setelah HUT RI

Persis Solo (Solopos/Imam Yudha Saputra)
13 Agustus 2018 18:25 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Rencana manajemen Persis Solo untuk membenahi Stadion Sriwedari sebulan sebelum laga kontra Aceh United di pekan ke-14 Liga 2 Wilayah Barat pada 3 September 2018 mendatang belum bisa direalisasikan.

Pada kenyataannya, stadion legendaris yang dibangun pada 1933 itu belum bisa digunakan untuk aktivitas selain menyangkut persiapan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 RI. Di bagian depan stadion yang sudah ditetapkan sebagai benda cagar budaya itu, tertera pengumuman bahwa Stadion Sriwedari disterilkan dari kegiatan selain persiapan HUT ke-73 RI hingga Sabtu (18/8/2018).

“Kebetulan ada banyak agenda setelah peringatan HUT RI ini. Jadi, pada tanggal 19 Agustus baru bisa digunakan untuk aktivitas lain,” jelas pengelola Stadion Sriwedari Sri Widadi saat dihubungi Solopos.com, Senin (13/8/2018).

Legenda hidup Arseto Solo yang biasa disapa Dadit itu menjelaskan salah satu agenda terdekat yang bakal diselenggarakan di Stadion Sriwedari adalah pembukaan Liga Santri Nusantara (LSN) 2018. Menurutnya, manajemen Persis Solo bisa melakukan pembenahan di kompleks Stadion Sriwedari namun tidak mengganggu jalannya kegiatan yang tengah berlangsung.

“Kalau biasa ya semuanya jalan. Pembenahan jalan, kegiatan juga jalan. Yang penting, manajemen Persis Solo harus mengantongi izin terlebih dahulu dari pihak kepolisian untuk menggelar pertandingan di Stadion Sriwedari. Kalau sudah dibenahi tapi ternyata izin tidak turun kan nanti percuma,” ujar Dadit.

Sementara itu, Manajer Persis Solo Setiawan Muhammad mengatakan proses pembenahan Stadion Sriwedari bakal dimulai setelah tidak disterilkan oleh pengelola. Di sisi lain, manajemen sudah menyampaikan maksud rencana pembenahan Stadion Sriwedari yang meliputi banyak aspek itu kepada Polresta Solo. Namun, hingga Senin, manajemen belum mendapat jawaban dari Polresta Solo.

“Sekarang masih dalam tahap diskusi oleh internal polisi terkait pengamanan. Kemungkinan pada Rabu [15/8/2018], semua sudah clear,” papar Iwan.

Bila polisi mengizinkan, manajemen Persis Solo hanya punya waktu sekitar dua pekan untuk membenahi Stadion Sriwedari Solo. Selain pembenahan pada lampu stadion, manajemen juga bakal memasang barikade untuk mencegah penonton masuk ke lapangan.

Manajemen juga berencana membenahi drainase stadion yang kurang lancar, memasang layar lebar untuk nonton bareng dan lain-lain. Bila tidak ada izin dari kepolisian, mau tidak mau manajemen harus mencari stadion lain sebagai alternatif venue untuk menggelar laga kandang Persis Solo.

Tokopedia