Soal Bermarkas di Stadion Sriwedari, Persis Solo Tunggu Rekomendasi Polresta

Pemain Persis Solo merayakan gol Eli Nasoka ke gawang Persik Kendal di Stadion Utama Bahurekso, Senin (9/7/2018). (Istimewa - ofisial Persis Solo)
15 Agustus 2018 22:25 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Manajemen Persis Solo masih menunggu rekomendasi dari Polresta Solo terkait rencana penggunaan Stadion Sriwedari sebagai markas tim untuk melanjutkan kompetisi Liga 2 Indonesia.

Polresta Solo selaku otoritas penjamin keamanan hingga Rabu (15/8/2018) belum memberi jawaban terkait pengajuan izin penggunaan Stadion Sriwedari sebagai homebase Persis Solo.

“Kami masih harus menunggu hasil kajian keamanan dari Polresta Solo. Mungkin dalam waktu 2-3 hari ke depan rekomendasi dari polisi baru turun,” ujar Manajer Persis Solo Setiawan Muhammad dalam jumpa pers di Kantor Persis Solo, Rabu siang.

Pria yang lebih akrab disapa Iwan menjelaskan pembenahan Stadion Sriwedari Solo sudah dipersiapkan jauh-jauh hari oleh manajemen Persis Solo. Segala keperluan teknis terkait pembenahan Stadion Sriwedari sudah dipersiapkan dengan matang. Iwan mengaku sudah menyiapkan pagar sebagai barikade penonton. Ia juga sudah menyiapkan perlengkapan untuk mengganti lampu stadion yang rusak.

“Semuanya sudah ready. Segala perlengkapannya tinggal dipasang. Jika rekomendasi sudah turun, pembenahan baru bisa dilakukan pada 18 Agustus. Kami butuh waktu 10 hari untuk memasang semua perlengkapan itu,” papar Iwan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persis Solo Dedi M. Lawe mengatakan terdapat lima pertandingan kandang yang harus dijalani Persis Solo di putaran kedua Liga 2 Wilayah Barat. Ia berharap polisi bisa mengizinkan Persis Solo bermarkas di Stadion Sriwedari untuk menjalani laga kandang.

“Kami sudah paparkan terkait rencana pembenahan Stadion Sriwedari ke polisi. Ada respons positif dari polisi sehingga mereka membuat kajian keamanan. Mudah-mudahan kami bisa bermarkas di Stadion Sriwedari sehingga tidak perlu jauh-jauh ke Stadion Wilis Madiun yang akan menguras energi,” papar Dedi M. Lawe. 

Tokopedia