Garang! Messi Selalu Cetak Gol dalam 15 Musim Terakhir

Lionel Messi (Reuters/Albert Gea)
20 Agustus 2018 16:55 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, BARCELONA — Jalan Lionel Messi merengkuh El Pichichi di Liga Spanyol musim ini sepertinya bakal semulus jalan tol. Messi kehilangan musuh abadinya, Cristiano Ronaldo, yang hengkang dari Real Madrid ke Juventus.

Bomber asal Argentina itu pun langsung menunjukkan tanda-tanda sebagai calon tunggal El Pichichi dengan memborong dua gol ke gawang Alaves dalam jornada pertama Liga Spanyol 2018/2019 di Camp Nou, Barcelona, Minggu (19/8/2018) dini hari WIB.

Barca baru bisa memecah deadlock lewat gol tendangan bebas langsung Messi pada menit ke-64. Ini menjadi gol ke-6000 yang pernah tercipta dalam sejarah Liga Spanyol. Messi sendiri menyokong 385 gol, alias sekitar 6,4 persen dari total gol dalam sejarah Liga Spanyol. Salah satu golnya dilesakkan di injury time babak kedua melawan Alaves. Sebelum gol kedua Messi, Philippe Coutinho menggandakan keunggulan Barca pada menit ke-83.

La Pulga, julukan Messi, tidak hanya menandai gol ke-6000 yang terjadi dalam sejarah Liga Spanyol. Dia menahbiskan diri sebagai pemain satu-satunya yang mampu selalu mencetak gol dalam 15 musim beruntun di Liga Spanyol pada abad ke-21 ini!

“Saya tidak menyangka dia akan melesakkan gol seperti itu, itu benar-benar spektakuler di mata kami. Terkadang di laga seperti ini, Anda hanya perlu menunggu Leo [sapaan Messi] berlari dan melakukan hal-hal ajaib. Percobaan pertamanya membentur mistar, kedua itu gol ke-6000 [Liga Primera],” jelas gelandang Barca, Sergio Busquets, mengenai gol tendangan bebas Messi, seperti dilansir Reuters.

Messi memang nyaris mencetak gol di babak pertama memanfaatkan bola mati. Tapi upayanya masih mengenai mistar gawang Alaves. Pemain Barca, Ousmane Dembele, juga mencoba mengakhiri kebuntuan Barca di babak pertama, namun upanya diselamatkan kiper Alaves, Pacheco.

Pelatih Barca, Ernesto Valverde, memilih Dembele sebagai starter ketimbang Coutinho. Valverde baru menurunkan mantan pemain Liverpool itu di awal babak kedua untuk mendongkrak serangan raksasa Catalan.