Soal Stadion Sriwedari Jadi Kandang Persis Solo, Polisi Emoh Gegabah

Persis Solo (Persis/solo.id)
20 Agustus 2018 23:25 WIB M. Ismail/M. Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO - Laga antara Persis Solo menjamu Aceh United tinggal dua pekan lagi digelar. Namun Polresta Solo belum memberikan rekomendasi terkait penggunaan Stadion Sriwedari sebagai venue pertandingan.

Kapolresta Solo Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo mengatakan dibutuhkan kajian keamanan yang cukup mendalam sebelum dirinya memberi keputusan layak tidaknya Stadion Sriwedari digunakan sebagai kandang Persis Solo. Dia menegaskan hingga kini kajian keamanan masih terus dibahas oleh tim khusus bentukan Polresta Solo.

“Secara umum, Stadion Sriwedari belum layak digunakan. Ada banyak faktor yang menjadi pertimbangan keamanan seperti tidak adanya pagar pembatas penonton, tembok stadion yang terlalu rendah, kapasitas stadion yang hanya cukup untuk menampung 9.000 hingga 10.000 penonton dan berbagai kajian teknis lainnya,” ujar Kapolresta Solo saat ditemui wartawan di RM Tohjojo Manahan, Senin (20/8/2018).

Pada prinsipnya, Kapolresta menegaskan dirinya mendukung Persis Solo untuk berprestasi. Meski begitu, faktor keamanan dan keselamatan tidak boleh dilupakan. Dia tidak berharap terjadi peristiwa yang tidak diinginkan seperti jatuhnya korban jiwa.

“Kami tetap menunggu hasil kajian keamanan dulu. Kalau hasilnya Stadion Sriwedari dianggap tidak layak ya mohon maaf sekali kami tidak merekomendasikan pertandingan [Persis Solo] digelar di Solo. Perlu diperhatikan faktor sosiologis massa. Semua faktor jadi bahan pertimbangan kami,” ucapnya.

Ribut mengakui manajemen Persis Solo sudah berkoordinasi dengan Polresta Solo terkait rencana pembenahan Stadion Sriwedari supaya bisa digunakan sebagai homebase selama berlangsungnya renovasi Stadion Manahan.

“Nanti mereka akan bikin surat pernyataan [dari para suporter]. Tapi paling banter mungkin ditandatangani 20 orang. Padahal, massa yang masuk ke stadion ada 9.000 orang. Belum suporter yang di luar stadion. Yang kami pikirkan itu bukan hanya massa dari Persis Solo, tetapi juga pemain tamu. Ada pula massa suporter Persis Solo di luar Soloraya. Jadi, itu perlu kajian yang sangat mendalam,” tegasnya.

Tokopedia