Fix! Persis Solo Tak Dapatkan Izin Bermarkas di Stadion Sriwedari

Para penggawa Persis Solo menjalani latihan di Stadion Manahan, Solo. (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)
23 Agustus 2018 21:25 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Harapan Persis Solo untuk bisa menggunakan Stadion Sriwedari sebagai venue laga kandang dalam lanjutan kompetisi Liga 2 bertepuk sebelah tangan.

Polresta Solo akhirnya tidak merekomendasikan stadion legendaris itu digunakan sebagai markas Laskar Sambernyawa dengan pertimbangan keamanan. Mau tidak mau, Persis Solo harus angkat kaki keluar Kota Solo untuk menggelar laga kandang.

Keberatan dari Polresta Solo tersebut tertuang dalam surat bernomor B/5027/VIII/OPS 3.2.1/2018/Resta Ska yang diterima manajemen Persis Solo. Dalam surat tersebut, terdapat empat pertimbangan dari Polresta Solo yang tidak mengizinkan Stadion Sriwedari digunakan Persis Solo untuk menjalani laga kandang.

Empat hal itu adalah Stadion Sriwedari tidak dilengkapi dengan pagar pembatas, tidak terdapat lokasi parkir yang memadai, tribune tak sesuai dengan kapasitas suporter Persis Solo yang mencapai 20.000 orang serta tidak adanya sarana tiket boks yang standar.

Manajer Persis Solo Setiawan Muhamad mengaku kecewa dengan keputusan polisi itu. Dia mengatakan, solusi terhadap empat hal itu sebenarnya sudah disampaikan saat audiensi dengan Kapolresta Solo Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Kepala Dispora Kota Solo, Joni Hari Sumantri.

“Kami sudah berencana memasangan pagar pembatas. Terkait lokasi parkir, kami sudah berkoordinasi dengan pihak setempat untuk mencari kantong parkir terdekat. Fasilitas lampu stadion yang mati dan pemecahan massa sudah kami pikirkan solusinya. Kami merencanakan layar lebar di beberapa korwil untuk nonton bareng,” jelas Iwan, sapaan akrabnya, kepada Solopos.com, Kamis (23/8/2018).

Sementara itu, keberadaan tiket boks dinilai tidak dibutuhkan karena tiket pertandingan dijual secara presale melalui koordinator kelompok suporter.