Jelang Drawing Liga Champions, Grup Neraka Bisa tercipta

Trofi Liga Champions (Reuters/Pierre Albouy)
30 Agustus 2018 08:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MONACO — Klub-klub elite Eropa pantas berdebar-debar menantikan proses pengundian fase grup Liga Champions 2018/2019 yang bakal digelar di Grimaldi Forum, Monaco, Kamis (30/8/2018) pukul 23.00 WIB.

Sebab, potensi terciptanya grup neraka di Liga Champions musim ini sangat terbuka. Itu tidak lain karena terdapat tim-tim besar dari liga top Eropa yang masuk ke pot 2 hingga pot 4. Seperti halnya pencetak rekor juara Liga Premier, Manchester United, yang berada pada pot 2; juara empat kali Piala/Liga Champions dari Belanda, Ajax, di pot 3; serta raksasa Italia, Inter Milan, pada pot 4.

Juara bertahan Liga Champions, Real Madrid, bisa jadi juga sulit menghindari untuk masuk grup neraka. Madrid yang berada di pot 1, bisa saja bergabung dengan grup yang sama bersama Manchester United, Ajax, dan Inter. Keempat klub tersebut berada di pot berbeda sekaligus berasal dari negara berlainan sebagai syarat pengundian fase grup turnamen sepak bola paling elite di Eropa tersebut.

Bahkan, Madrid bisa jadi akan berada satu grup dengan Liverpool yang kemungkinan besar terletak di pot 2. Itu berarti ulangan final Liga Champions musim lalu akan digelar prematur di fase grup musim ini. Pada babak pamungkas musim 2017/2018, Madrid menjinakkan Liverpool 3-1 di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Ukraina, Mei 2018 lalu.

Keberadaan Liverpool yang bukan sebagai tim unggulan di pot 1 membuat pasukan Jurgen Klopp ini harus siap menghadapi skenario neraka di fase grup. Salah satu skenario paling buruk yakni Liverpool akan satu grup dengan Real Madrid atau Barcelona atau Bayern Munich dari pot 1, Ajax dari pot 3, dan Inter dari pot 4.

Bintang Liverpool, Mohamed Salah, bisa jadi akan senang jika kembali berjumpa juara bertahan Madrid sejak fase grup. Salah menyimpan dendam setelah dipaksa keluar lapangan karena tekel keras dari kapten dan bek Madrid, Sergio Ramos, pada final musim lalu. Cederanya itu bahkan sempat mengancamnya absen membela Mesir di Piala Dunia 2018, Juni-Juli lalu.

“Ketika saya jatuh di lapangan, saya merasakan campur aduk antara rasa sakit fisik dan kecemasan besar, juga marah dan sedih karena tidak bisa melanjutkan bermain di laga final Liga Champions,” ujar Salah, seperti dikutip marca.com. 

Tokopedia