Aceh United Rombak Skuat, Persis Solo Harus Waspada

Pemain Persis Solo merayakan gol Eli Nasoka ke gawang Persik Kendal di Stadion Utama Bahurekso, Senin (9/7/2018). (Istimewa - ofisial Persis Solo)
30 Agustus 2018 21:25 WIB Ahmad Baihaqi Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO - Hasil minor yang diraih di putaran pertama Liga 2 Indonesia Wilayah Barat membuat manajemen Aceh United melakukan perombakan skuat dalam menyongsong putaran kedua.

Enam pemain, termasuk mantan striker Timnas U-23 Yongki Aribowo dilepas. Manajemen lalu mendatangkan enam amunisi baru. Mereka adalah Fani Aulia, Rahmanuddin, Irsyad Habib (eks Persiraja Banda Aceh), Mayona Amtop (eks Persegres Gresik United), Robert Elopere (eks Persiwa Wamena) dan Lukas Mandowen (eks Perseru Serui).

Perombakan skuat itu sudah membawa dampak positif bagi Laskar Iskandar Muda, julukan Aceh United. Para pemain baru itu turut andil membawa Aceh United mengalahkan tamunya Persik Kendal dengan skor 2-1 pada 11 Agustus 2018 lalu.

“Kami sudah mempelajari rekaman beberapa pertandingan yang dijalani Aceh United. Tapi, itu tak bisa jadi tolok ukur karena komposisi pemain sudah berbeda. Mereka telah merombak skuat,” jelas Pelatih Persis Solo Agus Yuwono saat ditemui wartawan di mes pemain, Kamis (30/8).

Menghadapi Aceh United di Stadion Wilis Madiun pada Senin (3/9/2018), Agus Yuwono bakal bereuni dengan eks anak asuhnya di Perseru Serui yakni Lukas Mendowen. Pemain bertinggi 162 cm asal Papua itu dikenal punya kecepatan yang bisa diandalkan tim tamu dalam menjalankan skema serangan balik. Namun, Agus Yuwono meminta lini belakang Persis Solo tidak hanya fokus mengawal Lukas Mandowen.

“Kami harus mewaspadai semua pemain Aceh United, bukan hanya satu atau dua pemain. Bahaya kalau hanya fokus pada satu atau dua pemain,” ujar pelatih yang lebih akrab disapa coach AY ini.

Agus berharap banyak suporter Persis Solo yang berangkat ke Stadion Wilis Madiun untuk menyaksikan tim kesayangan mereka bertanding. Menurutnya, kehadiran suporter akan menambah semangat Galih Sudaryono dkk. untuk meraih kemenangan yang urung terwujud dalam enam pertandingan terakhir yang dijalani Persis Solo.

“Kami memang tidak main di Solo, tapi saya harap suporter tetap datang untuk mendukung tim ini. Tim sudah berjuang keras, sayang kalau momen ini terlewat begitu saja tanpa hadirnya suporter di stadion,” papar pelatih asal Malang ini. 

Tokopedia