Nurul Hikmah Sragen Juara Liga Santri Nusantara Sub Region II Soloraya

Ilustrasi Sepak Bola (Solopos/Whisnu Paksa)
01 September 2018 22:30 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Kesebelasan Nurul Hikmah Sambungmacan Sragen berhasil merangkai mimpi menjadi kenyataan di Liga Santri Nusantara (LSN) 2018 Sub Region II Soloraya. Meski berstatus tim debutan, Nurul Hikmah mampu meraih juara usai mengalahkan Darul Mubtadi’ien Karanganyar di babak final di Stadion Sriwedari Solo, Sabtu (1/9/2018).

Laga sore itu disaksikan ribuan suporter dari kedua tim. Nurul Hikmah mengambil inisiatif menyerang sejak menit pertama. Namun, justru Darul Mubtadi’ien yang mencetak gol lebih dulu melalui kaki Hendra setelah memanfaatkan serangan balik. Hingga babak pertama selesai, Darul Mubtadi’in masih unggul 1-0.

Pada babak kedua, Nurul Hikmah berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 melalui sepakan bebas yang dieksekusi Dimas. Bola sempakan kapten Nurul Hikmah itu sempat ditangkap oleh kiper Darul Mubtadi’ien namun akhirnya terlepas sehingga terjadilah gol.

Di pertengahan babak kedua, Nurul Hikmah harus bermain dengan 10 pemain setelah Riko mendapat kartu kuning kedua. Namun, Nurul Hikmah justru bisa membalikkan keunggulan menjadi 2-1 di menit-menit akhir pertandingan. Dimas kembali menjadi pahlawan bagi Nurul Hikmah. Pemain belakang itu menunjukkan kepiwaiannya sebagai eksekutor tendangan bebas. Gol tendangan bebasnya memastikan kemenangan bagi Nurul Hikmah sekaligus meraih juara LSN 2018 Sub Region II Soloraya.

“Niat kami semula hanya bismillah ingin memeriahkan Liga Santri. Sebagai ponpes, kami hanya ikut dawuh kiai. Motivasi kami ya ingin tampil maksimal demi membuat beliau [kiai] merasa bangga,” ujar pengurus Ponpes Nurul Hikmah Imron Rosyadi saat ditemui Solopos.com seusai pertandingan.

Imron mengakui ada banyak santri yang menggemari sepak bola. Mereka biasa berlatih selama sepekan sekali. Guna mengembangkan bakat para santri, pengurus ponpes sengaja membentuk sekolah sepak bola (SSB) pada tahun lalu. “Kami tidak punya target khusus. Target kami ada di setiap pertandingan. Bagi kami, semua pertandingan adalah final. Jadi, kami harus memberikan penampilan terbaik di setiap pertandingan,” jelas Imron.