UEFA Nations League: Jerman Minim Perubahan

Joachim Low (Reuters)
04 September 2018 23:02 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MUNICH--Pelatih Timnas Jerman, Joachim Low, menolak mundur dari jabatannya setelah terpuruk di Piala Dunia 2018. Lantas, bagaimana Low membuat tim berjuluk Der Panzer ini kembali bangkit?

Low mendapat momentum untuk mereparasi timnya di UEFA Nations League setelah lebih dari dua bulan timnya dipaksa angkat koper sejak fase grup Piala Dunia 2018 di Rusia. Thomas Muller dkk. tergabung di Grup 1 Liga A bersama juara Piala Dunia 2018, Prancis, dan tim raksasa Eropa, Belanda.

Tidak banyak perubahan dalam skuat Jerman untuk memulai kampanye perdana mereka di UEFA Nations League melawan Prancis di Allianz Arena, Munich, Jumat (7/9/2018) pukul 01.45 WIB. Nama-nama besar seperti kiper Manuel Neuer, Muller, Marco Reus, Jerome Boateng, Mats Hummels, dan Joshua Kimmich, tetap disertakan melawan Prancis dalam kompetisi negara-negara Eropa yang digelar untuk mengisi jeda internasional tersebut. Hanya Mesut Ozil dari nama besar pemain Jerman di skuat Piala Dunia 2018 yang tidak melawan Prancis. Ozil menyatakan pensiun dari panggung internasional karena merasa menjadi kambing hitam atas kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018, plus menjadi sasaran rasis.

Tapi legenda Jerman, Lothar Matthaus, meminta Low tidak bergantung pada nama besar tersebut. Tak peduli sebagian besar dari mereka pernah membawa Der Panzer menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil. Mattahus menyarankan Low mencoret pemain langganannya jika mereka tampil angin-anginan.

"Saya ingin ada pesan yang jelas dari Jogi [sapaan Joachim Low] untuk masa depan Jerman. Meski itu bisa membuat beberapa pemain tidak senang. Namun, seperti halnya Niko Kovac [pelatih baru Bayern Munich] yang meredam beberapa hal di Bayern Munich, Low juga harus melakukannya. Tidak ada penghargaan lagi untuk masa lalu. Berhenti mempertanyakan loyalitas," jelas Matthaus, seperti dikutip fourfourtwo.com, Selasa (4/9/2018).

Matthaus mempertanyakan keputusan Low yang kembali memanggil Julian Draxler ke laga perdana mereka di UEFA Nations League melawan Prancis. Gelandang Paris Saint Germain (PSG) itu dinilai gagal memberi dampak kepada performa Jerman di Piala Dunia lalu. Matthaus juga mengkritik Low yang tetap menyertakan bek kiri Jonas Hector setelah klubnya, FC Kolon, terdegradasi dari Bundesliga musim ini.

Sebaliknya, Matthaus berharap Sandro Wagner bisa menangguhkan keputusannya dari pensiun. Penyerang Bayer Leverkusen itu diyakini masih bisa memberi kontribusi apabila bersedia comeback ke tim Der Panzer. "Dia [Wagner] pemain Jerman yang paling banyak mencetak gol setelah Thomas Muller musim lalu dengan 14 gol dan sembilan assist," jelas  mantan kapten Jerman tersebut.

Meski menyertakan nama-nama lawas, Low belum memastikan memberi jaminan starter bagi mereka. Apalagi, mantan asisten pelatih Jurgen Klinsmann ini juga memanggil tiga wajah baru, yaitu Thilo Kehrer, Kai Havertz, dan Nico Schulz.

 Skuat Jerman di UEFA Nations League

Kiper: Manuel Neuer (Beyern Munich), Marc-Andre ter Stegen (Barcelona)

Belakang: Jerome Boateng (Bayern Munich), Matthias Ginter (Monchengladbach), Jonas Hector (FC Koln), Mats Hummels (Bayern Munich), Thilo Kehrer (PSG), Joshua Kimmich (Bayern Munich), Antonio Rudiger (Chelsea), Nico Schulz, Niklas Sule (Bayern Munich), Jonathan Tah (Bayer Leverkusen

Gelandang: Marco Reus (Borussia Dortmund), Ilkay Gundogan (Manchester City), Kai Havertz (Bayer Leverkusen)