Italia Vs Polandia: Era Baru Azzurri

Roberto Mancini (Instagram)
06 September 2018 23:00 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, BOLOGNA--Italia dan Polandia sama-sama mengalami periode buruk dalam persepakbolaan mereka.

Polandia terjerumus sebagai juru kunci di fase grup Piala Dunia 2018. Italia lebih parah karena gagal lolos ke turnamen paling mahsyur di dunia tersebut. Namun, cerita itu hanya menjadi masa lalu bagi kedua tim. Kini, mereka menyambut era baru pascahasil mengecewakan tersebut. Italia menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih baru sejak Mei lalu, atau setelah mereka dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia untuk kali pertama sejak 1958. Adapun Polandia mengangkat Jerzy Brzeczek untuk menukangi Robert Lewandowski dkk. setelah terdepak di bawah Kolombia, Jepang, dan Senegal di fase grup H Piala Dunia 2018.

Liga Nations yang digelar mulai jeda internasional pekan ini menandai era baru bagi Italia maupun Polandia. Kebetulan, mereka sama-sama bergabung di Grup 3 Liga A, bersama Portugal yang juga menelan pil pahit dengan angkat koper sejak babak 16 besar Piala Dunia 2018.

“Kami datang ke Liga Nations dengan yakin bisa bermain bagus dan memenangi pertandingan. Pertama, kami harus merekatkan diri sebagai tim, karena hanya tiga hingga empat pemain di dunia yang bisa memenangi laga dengan kemampuan individu,” jelas Mancini, seperti dilansir uefa.com, Kamis (6/9/2018).

Mancini memanggil 31 pemain untuk disiapkan melawan Polandia di Stadion Renato Dall'Ara, Bologna, Sabtu (8/9/2018) pukul 01.45 WIB, plus kontra Portugal tiga hari kemudian. Skuat bentukan pelatih yang akrab disapa Mancio tersebut merupakan gabungan dari pemain senior dan junior. Pemain kawakan, seperti Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, Lorenzo Insigne, dan Ciro Immobile diharapkan bisa mengawal para pemain muda Italia semacam Gianluigo Donnarumma dan Andrea Belotti. Dia optimistis kombinasi pemain tua dan muda bisa mengangkat Azzurri, julukan Italia, kembali ke kodrat mereka setelah absen di Piala Dunia 2018.

“Polandia terpuruk di Piala Dunia, namun mereka tim hebat. Kami punya pemain-pemain berpengalaman dan anak  muda yang bisa menambah kekuatan, Italia cenderung kesulitan menemukan ruang melawan tim-tim besar,” jelas Mancini.

Mancini kemungkinan memakai formasi 4-3-3. Striker kontroversial Mario Balotelli bukan mustahil bakal memimpin ujung tombak timnya. Sementara gelandang Chelsea, Jorginho, bisa diberi peran sebagai trequartista.

Italia merasa tidak asing dengan Polandia. Sebab, sekitar delapan pemain tim berjuluk Orly (Si Elang) tersebut merumput di Seri-A Italia. Di antaranya striker Arkadiusz Milik (Napoli) dan kiper Wojciech Szczesny (Juventus). Keduanya merupakan pemain kunci di klub masing-masing.

Selain itu, Polandia masih memiliki striker haus gol, Robert Lewandowski. Ketajaman bomber yang akrab disapa Lewy tersebut seolah hilang ditelan bumi ketika berada di Rusia. Namun, Lewy kembali bangkit dengan memborong lima gol hanya dalam tiga laga kompetitif pertamanya bersama Bayern Munich musim ini.

Duel di Bologna akan terasa istimewa karena ini menjadi laga debut Polandia di bawah asuhan pelatih baru mereka, Brzeczek. Brzeczek menggantikan posisi Adam Nawalka yang dipecat setelah hasil mengecewakan di Piala Dunia 2018. “Ini laga pertamaku, kami akan memulai episode baru bersama orang-orang baru. Sangat menarik melawan Italia kedua tim dalam situasi yang sama. Polandia tidak tampil seperti ekspektasi di Piala Dunia, sedangkan Italia sebagai tim raksasa dunia gagal lolos  sama sekali,” tukas Brzeczek.

 

Perkiraan Starting XI

Italia (4-3-3) Pelatih: Roberto Mancini (Italia)

Donnarumma; Zappacosta, Bonucci, Chiellini, Criscito; Bonaventura, Jorginho, Benassi; Chiesa, Belotti, Insigne

 

Polandia (4-1-3-2) Pelatih: Jerzy Brzeczek (Polandia)

Szcesny; Bereszynski, Glik, Bednarek, Rybus; Krychowiak; Klich, Zielinski, Linetty; Milik, Lewandowski