Liverpool Ditunggu Jadwal Berat, Bisa Terus Moncer?

Liverpool (Reuters/Clodagh Kilcoyne)
14 September 2018 15:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, LIVERPOOLLiverpool tengah bersiap menghadapi ujian pertama mereka musim ini. Setelah sukses mengamankan empat kemenangan di empat laga awal Liga Premier Inggris, kini Liverpool harus berusaha mempertahankan performa terbaik dalam tiga pekan ke depan.

Betapa tidak, The Reds harus menghadapi lima pertandingan yang tidak mudah di bulan September. Secara berurutan, Liverpool akan melawan Tottenham Hotspur di Liga Premier (15/9/2018), Paris Saint Germain di Liga Champions (19/9/2018), Southampton di Liga Premier (22/9/2018) dan Chelsea di Carabao Cup (27/9/2018) serta Liga Premier (29/9/2018).

Jadwal neraka itu masih berlanjut pada Oktober saat Sadio Mane dkk. harus menghadapi Napoli di Liga Champions (4/10/2018) dan Manchester City di kompetisi domestik (7/10/2018). Tujuh pertandingan berat dalam 23 hari. Pada momen seperti inilah kedalaman skuat Liverpool diuji.

Jurgen Klopp jelas tak bisa terus mengandalkan trisula utamanya yakni Mohamed Salah, Roberto Firmino dan Mane di semua kompetisi. Beruntung The Reds punya pelapis yang tak kalah andal seperti di bangku cadangan seperti Daniel Sturridge hingga Xherdan Shaqiri.

Sturridge seperti terlahir kembali musim ini dengan tampil mengesankan di pramusim. Di kompetisi domestik pun sang striker mampu mengemas satu gol meski baru bermain 13 menit. Shaqiri juga menyimpan potensi mengejutkan walau sejauh ini baru bermain dua kali sebagai pengganti. Winger yang didatangkan dari Stoke City itu pun berambisi bisa bermain perdana sebagai starter saat Liverpool melawat ke markas Tottenham Hotspur di Wembley, Sabtu (15/9/2018) malam WIB.

“Saya menantikan pertandingan ini, terutama sekarang karena dalam beberapa pekan ke depan kami memiliki banyak pertandingan, pertandingan-pertandingan yang sulit," ucap Shaqiri seperti dilansir Sky Sports, Kamis (13/9/2018).

Klopp mungkin bakal mempertimbangkan pemain pelapis untuk turun di laga melawan Spurs mengingat sejumlah pilarnya baru saja memeras keringat di laga internasional. Selain Shaqiri, pemain seperti Naby Keita dan Joel Matip berpeluang menjadi starter. Shaqiri menilai kedalaman skuat sudah cukup untuk bersaing merebut gelar juara.

“Anda dapat melihat kami punya banyak pemain berkualitas dan kami semua bekerja keras. Kompetisi dalam tim sangat baik untuk pemain dan klub,” lanjut pemain Timnas Swiss itu.