Liga 2 Indonesia: Persita Kalah, Persis Solo tetap Peringkat 2

Para pemain Persis Solo merayakan gol (Twitter/persisofficial)
15 September 2018 16:15 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Sehari setelah dikalahkan Perserang Serang dengan skor 0-1 di Stadion Maulana Yusuf Serang, Kamis (13/9/2018), Persis Solo bisa sedikit bernapas lega. Laskar Sambernyawa dipastikan tetap menghuni peringkat dua klasemen sementara Liga 2 Wilayah Barat dengan raihan 26 poin.

Misi Persita Tangerang untuk mengudeta Persis Solo dari peringkat dua dipastikan gagal setelah tim berjuluk Pendekar Cisadane ini ditaklukkan Aceh United. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Cot Gapu, Bireuen Aceh, Jumat (14/9/2018) sore, Aceh United menang dengan skor meyakinkan 2-0 atas tamunya tersebut.

Dua gol dari Aceh United dicetak Komul dan Rijal Torres masing-masing pada menit ke-52 dan 78. Persita pun tetap di peringkat tiga klasemen sementara dengan raihan 24 poin.

Sementara itu, perolehan poin sang pemuncak klasemen, Semen Padang FC semakin tidak terkejar oleh Persis Solo. Menjamu Persibat Batang di Stadion Gelora H. Agus Salim Padang, Jumat sore, tim berjuluk Kabau Sirah ini menang dengan skor 2-0.

Dua gol dari Semen Padang FC diborong oleh Irsyad Maulana pada menit ke-29 dan 47. Kemenangan itu membawa Semen Padang kukuh di puncak klasemen dengan raihan 32 poin.

Skuat Persis Solo saat ini masih berada di Banten untuk mempersiapkan diri jelang laga menghadapi Cilegon United di Stadion Krakatau Steel pada Selasa (18/9/2018). Di papan klasemen, Persis Solo jelas lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan mengingat Cilegon United saat ini masih terseok-seok di peringkat bawah klasemen. Namun, fakta membuktikan Persis Solo selalu kesulitan meraih kemenangan saat menjalani partai away.

Manajer Persis Solo Setiawan Muhamad mengapresiasi perjuangan Galih Sudaryono dkk. saat dijamu Perserang. Meski berstatus tim tamu, Persis menunjukkan determinasi tinggi dengan bermain ofensif dan menguasai jalannya pertandingan.

“Sebenarnya dengan permainan seperti itu, lahirnya gol itu hanya soal waktu. Seharusnya ada empat gol yang bisa dicetak. Problem finishing touch masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum menghadapi Cilegon United,” papar Iwan Laweyan, sapaan akrabnya melalui media officer Persis Solo. 

Tokopedia