Piala AFC U-16: Zico & Ernando Luar Biasa, Indonesia Tahan Vietnam 1-1

Timnas Indonesia U/16 (Twitter pssi)
24 September 2018 21:38 WIB Adib Muttaqin Asfar Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO -- Sutan Diego Zico menjadi kartu truf yang mengubah permainan Indonesia di babak kedua laga Piala AFC U-16 2018 melawan Vietnam di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Senin (24/9/2018) malam. Zico sekaligus mencetak gol dan menghindarkan Indonesia dari kekalahan.

Di babak pertama, Indonesia tertinggal oleh gol Khuat Van Khang melalui tendangan bebas pada menit 29. Serangan Indonesia yang tak diperkuat Supriadi terbaca oleh lawan dan selalu patah di luar kotak penalti. Striker Amirudin Bagus tampak sendirian bermain di depan dan selalu dikawal oleh bek lawan.

Di babak kedua, Fakhri Husaini menarik keluar Amanar dan memasukkan Sutan Diego Zico. Dengan demikian, Zico mengisi posisi penyerang tengah dan Bagus bergeser ke sayap kiri. Posisi sayap kanan diisi Hamsa Lestaluhu. Sebelumnya, Hamsa dimasukkan di menit 32 menggantikan Salman yang kedodoran mengawal daerah kiri pertahanan Indonesia.

Baru satu menit masuk, Zico mengancam dengan menusuk sisi kanan kotak penalti Vietnam. Namun bola yang digiringnya masih bisa dipotong kiper lawan.

Formasi ini terbukti mampu membuat lini serang Indonesia berbahaya. Pada menit 49, melalui tekanan dari sayap kiri, Zico yang mendapatkan bola dengan posisi membelakangi gawang masih mampu melepaskan tembakan yang meluncur ke gawang Vietnam dari sudut sempit. Skor berubah menjadi 1-1.

Gol itu membuka celah pertahanan Vietnam dan dimanfaatkan oleh Brylian yang melepaskan tendangan jarak jauh dua menit kemudian yang melayang di atas gawang. Bagus sempat mendekati gawang Vietnam namun diganggu dan nyaris terprovokasi lawan. Pada menit 57, Andre melepaskan tendangan first time pertamanya dari luar kotak penalti meski masih belum tepat sasaran.

Bagus kembali dijatuhkan di sisi kanan pertahanan Vietnam dan menghasilkan tendangan bebas di menit 58. Namun tendangan Zico masih sedikit melayang di atas mistar.

Tempo pertandingan berubah menjadi menurun sejak menit 67. Namun pada menit 74, serangan balik cepat Vietnam diakhiri dengan umpan panjang langsung ke kotak penalti Indonesia. Beruntung Ernando sigap menghalau bola sebelum diterjang striker Vietnam.

Menit 78, heading dari Zico diakhiri sepakan Hamsa Lestaluhu di depan gawang Vietnam. Namun bola masih mampu ditepis kiper lawan.

Vietnam kembali membalas dengan serangan cepat dari sayap kiri di menit 81. Terjadi kemelut di depan gawang Indonesia dan masih mampu ditangkap Ernando. Semenit berselang, lini belakang Indonesia kembali terbuka dan membuat pemain Vietnam melepaskan tembakan keras akurat. Ernando kembali menepis bola dan menggagalkan petaka untuk Indonesia.

Pada menit 86, Fakhri membuat keputusan mengejutkan dengan memasukkan Supriadi yang dikenal sebagai tandem utama Bagus. Supriadi yang kelelahan di pertandingan melawan Iran mendapatkan ganjalan di menit 88. Tendangan bebas yang dieksekusi Yudha belum mampu menembus gawang Vietnam.

Supriadi sempat menusuk kotak penalti Vietnam di menit 91 meski masih bisa dipotong. Hingga peluit akhir ditiupkan wasit, tak ada gol tercipta dan membuat kedua tim berbagi angka 1-1. Dengan demikian, Indonesia masih berada di puncak klasemen dengan mengoleksi 4 poin bersama India. Sedangkan Vietnam menyusul dengan raihan 3 poin. Indonesia masih wajib mengalahkan India di laga ketiga untuk menyegel 1 tempat di perempat final.

Indonesia (4-3-3)

Ernando
Komang, Fadillah, Salman (Hamsa Lestaluhu 32'), Bagas
David (Supriadi 86'), Brylian, Andre
Amanar (Sutan Diego, 46'), Yudha, Bagus