Persis Solo Bekuk Persik Kendal, Agus Yuwono Apresiasi Suporter

Agus Yuwono (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)
25 September 2018 14:25 WIB Abdul Jalil Indonesia Share :

Solopos.com, MADIUN — Setelah terlempar dari empat besar klasemen sementara Liga 2 Indonesia 2018 Wilayah Barat, Persis Solo kembali ke jalur benar dalam persaingan menuju delapan besar.

Persis Solo nangkring di peringkat ketiga klasemen sementara di bawah Semen Padang dan Persiraja Aceh. Kemenangan 1-0 atas Persik Kendal dalam laga di Stadion Wilis, Madiun, Senin (24/9/2018), sejatinya mampu mendongkrak posisi Persis Solo dari urutan kelima meleset ke posisi runner up dengan nilai 29. Namun, sekitar 90 menit setelahnya, Persis Solo kembali turun peringkat ke posisi ketiga.

Hal itu tak lepas dari laga Persiraja versus Semen Padang yang berakhir dengan skor 2-0 pada Senin malam seusai laga Persis Solo melawan Persik Kendal. Persis Solo dan Persiraja sama-sama mempunyai nilai 29. Namun, Persiraja unggul dalam head to head dengan Persis Solo. 

Pada putaran pertama, Persiraja menang 1-0 atas Persis Solo, sedangkan di putaran kedua, Persis Solo hanya mampu menahan imbang Persiraja dengan skor 1-1. Sesuai regulasi, penentuan posisi tim di klasemen dilakukan dengan hitungan head to head terlebih dahulu. Meski demikian, posisi tiga besar tersebut pantas di syukuri dan diapresiasi karena Persis Solo membuka peluang lolos ke babak delapan besar. 

Pelatih Persis Solo, Agus Yuwono, mengaku sedikit lega atas hasil pertandingan ini. ”Kami bersyukur bisa menang dalam pertandingan ini. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari suporter. Meski kondisi kami seperti ini masih didukung. Kami yang ada di lapangan sudah berjuang mati-matian,” ucap Agus Yuwono kepada wartawan seusai pertandingan.

Sementara itu, Pelatih Persik Kendal, Ricky Nelson Gideondun, mengatakan target timnya untuk mendapatkan poin penuh melawan Persis Solo gagal. Dia menganggap para pemain Persik sudah benar melakukan penekanan pada babak pertama pertandingan. Namun, karena finishing touch di lini depan kurang maksimal sehingga tidak mampu mendapatkan gol.

Dia menuturkan salah satu kebiasaan yang kerap terjadi saat Persik Kendal away selalu mendapat ganjaran penalti. Berbagai antisipasi sudah dilakukan supaya tidak membuat kesalahan yang berakibat tendangan penalti. ”Setiap away kami selalu kena penalti. Ini pelajaran berharga buat kami,” terang dia.