Persaingan Liga 2 Ketat, Persis Solo Pantang Tersendat

Persis Solo vs Persik Kendal (Istimewa)
26 September 2018 01:00 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO — Kemenangan 1-0 Persis Solo atas Persik Kendal, Senin (24/9/2018) lalu, agaknya belum mampu menurunkan tensi kekhawatiran Tri Handoko dkk. Sebab, persaingan menuju babak delapan besar Liga 2 kian sengit menyusul kemenangan rival Persis seperti Persiraja, PSPS Riau dan Persita Tangerang pada pekan yang sama.

Persiraja secara mengejutkan membekuk pemuncak klasemen, Semen Padang, dengan skor 2-0 di Stadion Dimurthala, Banda Aceh. Hasil ini membuat mereka mengantongi 29 poin dari 18 laga, sama dengan Persis. Namun Persiraja mengklaim posisi kedua karena keunggulan selisih gol. PSPS pun terus mengintai di peringkat keempat dengan 28 poin setelah menaklukkan Perserang 2-1 di kandang.

Jika tak hati-hati di empat laga tersisa, Laskar Sambernyawa bahkan bisa tergelincir dari empat besar karena jarak mereka dengan Persita di peringkat kelima hanya dua poin. Di putaran kedua, penampilan Laskar Cisadane memang relatif menanjak. Terakhir mereka menggasak tim juru kunci PSIR Rembang dengan skor telak 4-0.

Saking ketatnya persaingan, tim di peringkat 10 yakni Cilegon United pun masih berpeluang melaju ke babak selanjutnya karena hanya berselisih enam poin dari PSPS di posisi keempat. Bagi Persis, situasi memang serba rumit karena mereka terlalu banyak membuang poin di putaran kedua terutama laga tandang.

“Sejumlah partai kandang yang harusnya dimenangi justru hanya berbuah satu poin seperti saat melawan Persiraja. Padahal mereka adalah rival langsung di klasemen,” ujar Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, saat berbincang dengan Solopos.com, Selasa (25/9/2018).

Meski demikian, lelaki yang akrab disapa Rio ini optimistis Rudiyana dkk. akan tetap berada di posisi empat besar hingga akhir fase grup. Keyakinan itu beralasan karena Persis “hanya” akan melawan tim seperti Persibat Batang dan dua tim di zona merah, Persika Karawang serta PSIR Rembang. Duel melawan Persika dan PSIR juga akan digelar di hadapan publik sendiri di Stadion Wilis, Madiun.

Satu-satunya lawan berat Persis di sisa penyisihan praktis hanya Semen Padang. Mereka akan menghadapi Kabau Sirah di laga penutup. “Jika tim bisa merebut sembilan poin di empat laga tersisa, kami pikir posisi Persis masih aman. Jangan sampai nasib Persis dipertaruhkan saat melawan Semen Padang,” ucap Rio.