Jelang Derby Lawan Lazio, Roma Punya Modal Apik

AS Roma (Reuters/Paul Hanna)
28 September 2018 13:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, ROMAAS Roma mengakhiri rentetan enam laga tanpa kemenangan seusai menaklukkan Frosinone dengan skor telak 4-0. Selain mengurangi tekanan pada Pelatih Eusebio Di Francesco, hasil tersebut menjadi modal positif jelang partai Derby Della Capitale melawan Lazio akhir pekan ini.

Giallorossi, julukan Roma, benar-benar tak memberikan kesempatan bagi Frosinone untuk bernapas di Olimpico, Kamis (27/9/2018) dini hari WIB. Roma bahkan sudah unggul 3-0 di babak pertama lewat gol Cengiz Under, Javier Pastore dan Stephan El Shaarawy. Satu gol lain dicetak Aleksandr Kolarov di akhir babak kedua.

Kemenangan dengan skor mencolok tentu menjadi kabar baik bagi Giallorossi. Maklum, dua laga terakhir mereka gagal mencetak gol yang berujung kekalahan dari Real Madrid (0-3) dan Bologna (0-2). Kemenangan meyakinkan juga diharapkan mengatrol kepercayaan diri Davide Santon dkk. untuk menghadapi Lazio. 

“Hari ini kami memainkan pertandingan yang bagus. Kami bermain dengan mental berbeda,” ujar gelandang Roma, Javier Pastore, seperti dilansir Football Italia, Kamis.

Awal musim ini performa kedua tim memang cukup jomplang. Lazio sejauh ini nyaman di posisi ketiga dengan 12 poin dari enam pertandingan. Lesatan itu tak lepas dari empat kemenangan beruntun yang dicetak Gli Aquillotti, julukan Lazio. Adapun Roma masih tertahan di papan tengah dengan delapan angka dari enam laga. 

“Lazio saat ini bermain bagus, kami ada di kota di mana derby sangat berarti. Kami harus bekerja lebih keras untuk memenanginya demi fans dan klub. Kami harus menang, tidak ada kemungkinan lain,” tegas Pastore yang musim ini didatangkan dari Paris Saint Germain. 

Laga melawan Lazio bisa menjadi penentuan kelayakan Di Francesco membesut Roma. Manajemen Roma memang memberikan kesempatan dua laga pada Di Francesco (melawan Frosinone dan Lazio) untuk membuktikan diri. Sejauh ini nama seperti Antonio Conte dan Paulo Sousa disebut-sebut untuk menjadi suksesor Di Francesco.