Kiper Leganes: Pemain Barcelona Tak Punya Respek!

Leganes melawan Barcelona (Reuters/Sergio Perez)
28 September 2018 16:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, LEGANES - Kemenangan Leganes atas tim raksasa Barcelona mestinya membuat Ivan Cuellar senang bukan kepalang. Maklum saja, sebelum laga tersebut Leganes adalah juru kunci klasemen dengan rekor belum pernah menang di lima laga awal. Bisa menahan imbang Lionel Messi dkk. saja sudah merupakan berkah bagi Los Pepineros (Si Timun), julukan Leganes.

Namun kiper Leganes itu justru dibikin mangkel seusai wasit Alberto Undiano meniup peluit terakhir pertandingan. Kekecewaan kiper 34 tahun ini memuncak saat dia melihat satu per satu pemain Barca meninggalkan lapangan tanpa menghiraukan timnya. Para pemain Barcelona memang sangat terpukul atas kekalahan 1-2 dan memilih langsung pergi dari Estadio Municipal de Butarque, markas Leganes. 

“Kami memang tim yang tidak diunggulkan, sejujurnya kami berharap reaksi yang berbeda dari Barcelona,” ujar Cuellar kepada Cadena Ser, dilansir Football Espana, Kamis (27/9/2018).

Cuellar menyebut tak ada satu pun pemain Barcelona yang mengulurkan tangan untuk memberi ucapan selamat. Sikap yang menunjukkan minimnya respek ini dinilainya tak boleh terjadi di sepak bola. Cueller sendiri cukup kaget perilaku buruk itu justru muncul dari tim jawara seperti Barcelona. 

“Jika Anda berada di pihak yang seharusnya bisa menang tapi akhirnya tidak, Anda tetap harus memberikan selamat pada tim lawan. Barcelona tidak melakukannya,” tutur jebolan akademi Atletico Madrid itu.

Gelandang Barcelona, Sergio Busquets, tak menampik sedikit frustrasi dengan kekalahan dari Leganes. Apalagi hasil tersebut kian menunjukkan bobroknya lini pertahanan Blaugrana. Dalam empat laga terakhir di Liga Primera, Barcelona sudah kebobolan tujuh gol. Pekan lalu gawang Marc Andre Ter Stegen juga jebol dua kali saat bermain imbang 2-2 melawan tim lemah Girona. 

“Yang mengkhawatirkan adalah kebobolan begitu banyak gol. Ini adalah detail yang bisa membuat Anda kehilangan angka dan kami harus memperbaikinya," ujar Busquets dilansir Sport.