Kalah Lagi, MU Disebut Tak Punya Mental Juara 

West Ham United vs Manchester United (Reuters/Eddie Keogh)
30 September 2018 14:30 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON- Lads, it's Tottenham. Begitulah salah satu kalimat motivasi pelatih legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson, kepada anak buahnya.

Ferguson membangunkan mentalitas juara para pemain United di waktu kritis dengan kalimat yang jika diterjemahkan kira-kira berbunyi "Anak-anak, ini (hanya) Tottenham (maka jangan sampai kalah)".  Namun, kalimat motivasi Ferguson tersebut bisa berubah 180 derajat di era Jose Murinho.

Kekalahan dari West Ham United dengan skor telak 1-3 di London Stadium, Sabtu (29/9/2018) malam WIB, semakin menambah derita tim berjuluk Setan Merah. Fans mereka pun mungkin berteriak "Jose, it's West Ham" alias "Jose, ini (hanya) West Ham. Ke mana mentalitas juara United yang pernah mendarah daging di masa Ferguson?

Ironis memang nasib Setan Merah setelah ditinggalkan Ferguson yang pensiun setelah membesut United selama 26 tahun lebih. David Moyes dan Louis van Gaal telah gagal. Kini, Mourinho juga terancam didepak di musim ketiganya bersama Setan Merah.

Sebelum dipermalukan tim London Barat itu, United gagal menang di dua laga sebelumnya. Masing-masing ditahan imbang 1-1 Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, serta disingkirkan Derby County 2-2 (7-8) dari babak ketiga Piala Liga.

Sejatinya, Mourinho sudah berusaha untuk mengubah strategi timnya. Dia menerapkan skema baru yakni 5-3-2. Romelu Lukaku dan Anthony Martial ditandemkan di lini depan. Sedangkan Mourinho memasang lima bek sejajar sekaligus di belakang, yakni Ashley Young, Scott McTominay, Chris Smalling, Victor Lindelof, dan Luke Shaw. Tapi toh, gawang United yang dikawal David de Gea masih kecolongan. Bahkan, kali ini tiga gol yang masuk gawangnya.

United hanya meraih 10 poin dalam tujuh laga pembuka di Liga Premier musim ini. Ini menjadi perolehan poin terendah Setan Merah sejak mereka hanya mengantongi tujuh poin pada tujuh laga pembuka musim 1989/1990.

Seruan "Jose Out" pun sepertinya bakal semakin santer terdengar dari pendukung United. "Saya pikir, Mourinho akan kehilangan pekerjaannya," ulas legenda Liga Premier, Alan Shearer, ketika didapuk sebagai pundit BBC, seperti dilansir independent.co.uk.

Bukannya mengevaluasi permainan anak didiknya, Mourinho justru menyalahkan wasit dan ofisial pertandingan dalam kekalahan ini. Salah satu yang menjadi sorotannya pelanggaran Zabaleta kepada Rashford di babak kedua. "Ini kesalahan wasit, bukan hakim garis," jelas dia.