Cerita Sturridge Soal Gol Spektakuler ke Gawang Chelsea

Daniel Sturridge (Reuters/Andrew Yates)
30 September 2018 22:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDONLiverpool memang memiliki trisula maut di lini depan, dengan Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah. Ketajaman dan kepopuleran trio “Firmansah” tersebut sudah dibuktikan sejak musim lalu.

Meski begitu, bukan berarti fans Liverpool pantas memandang remeh penyerang lapis kedua mereka, terutama Daniel Sturridge. Setelah melesakkan gol di Piala Liga Inggris, penyerang berpaspor Inggris ini merobek gawang mantan klubnya, Chelsea, untuk menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-89 di Stamford Bridge, London, Sabtu (29/9/2018) malam WIB.

Chelsea sempat unggul dengan gol Eden Hazard memanfaatkan umpan terobosam Mateo Kovacic pada menit ke-25. Meski terus terjadi jual beli serangan dari kedua tim, gol kedua di laga ini baru tercipta setelah Sturridge melepaskan gol melengkung dari jarak sekitar 25 meter semenit sebelum bubar.

“Saya hanya berusaha untuk membenahi posisi, bisa meraih bola dan pemain seperti Shaq [Xherdan Shaqiri, yang memberi assist] selalu bermain ke depan sebisa mungkin, jadi saya berusaha membuka peluang selama mungkin. Saya melihat Kante [gelandang Chelsea, N’golo Kante] dan saya melakukan sekali sentuhan dan tidak mau berpikir banyak, langsung melepaskan tendangan. Rasanya hebat,” jelas Sturridge, seperti dilansir Liverpoolecho.co.uk.

Ini merupakan gol keempat Sturridge di semua kompetisi musim ini. Dia masuk sebagai salah satu top scorer klubnya. Meski merasa senang mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan, Sturridge enggan berlebrasi di hadapan penonton Stamford Bridge. Tapi bukan karena dia mantan pemain Chelsea. Lantas apa alasannya?

“Sepepuku memberiku beberapa tekanan ketika saya dulu merayakan gol melawan Chelsea karena dia fans Chelsea,” ungkap Sturridge.

Aksi Sturridge juga mendapat pujian dari rivalnya, Eden Hazard. Pemain yang memimpin top scorer sementara Liga Premier dengan enam gol itu terlihat menghampiri dan membisikkan kata-kata kepeada Sturridge seusai laga.

“Saya bilang ke dia bahwa golnya itu tidak buruk, jujur saja. Dia mencetak dua gol, termasuk di Piala Liga. Seperti saya. Mungkin dia meniru saya! Namun, dia pemain hebat. Saya pernah mendapat kesempatan bermain dengannya di Chelsea walau sebentar. Saya tahu dia fantastis, namun dia sering cedera dalam beberapa tahun terakhir. Saya senang karenanya, tidak senang dengan hasil ini bagi Chelsea,” jelas Hazard kepada BBC Sport.