Suporter Persis Solo Terlibat Keributan di Mangkang Semarang

Kerusuhan Suporter di Mangkang, Semarang (Facebook)
30 September 2018 18:25 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SEMARANG - Keributan suporter pecah di Mangkang, Semarang, beberapa jam setelah Persis Solo menderita kekalahan dari Persibat Barang dengan skor 1-2 di Stadion M. Sarengat Batang, Sabtu (29/9/2018).

Belum jelas apa penyebab terjadinya keributan suporter tersebut. Namun, keributan suporter itu mengakibatkan kaca minimarket pecah, tiga unit sepeda motor rusak dan seorang remaja dilarikan ke rumah sakit.

Informasi soal keributan yang melibatkan suporter Persis Solo itu sudah beredar luas di media sosial. Bahkan, rekaman video yang menggambarkan sekelompok suporter tengah mengeroyok warga dengan pukulan dan tendangan bertubi-tubi di depan sebuah minimarket juga sudah beredar.

“Hal elek ra [sesuatu yang jelek tidak] perlu ditutup-tutupi. Kejadian belum lama di Mangkang dan pelaku oknum suporter [dari] Solo pulang away [dari] Batang. Ngapunten rencang-rencang saking Solo [Mohon maaf teman-teman dari Solo]. Apapun alasannya, tindakan seperti ini tidak bisa dibenarkan dan didiamkan,” tulis akun facebook Clowor N Clow yang memposting video keributan suporter tersebut pada Sabtu malam.

Selain mengunggah video, akun Clowor N Clow juga memposting foto seorang remaja dengan luka di bagian hidung yang terbaring di rumah sakit, foto bangkai tiga sepeda motor yang rusak dan dua foto kaca minimarket yang pecah.

Presiden Pasoepati Aulia Haryo Suryo mengaku tidak tahu menahu ikhwal keributan suporter di Mangkang tersebut. Dia sendiri tidak ikut rombongan suporter untuk mendukung Persis Solo bertanding melawan tuan rumah Persibat Batang. Meski begitu, Rio, sapaan akrabnya memastikan tidak ada anggota Pasoepati yang terluka akibat insiden keributan suporter itu.

Rio tidak tahu bagaimana kronologi terjadinya keributan suporter di Mangkang itu. Menurut sepengetahuan dia, sejumlah bus yang membawa rombongan suporter Persis Solo juga mengalami pecah kaca akibat dilempar batu dari luar. “Kronologinya bagaimana saya tidak tahu. Yang jelas, banyak kaca bus pecah karena dilempar batu,” jelasnya.