Liga Champions: Prediksi Manchester United Vs Valencia

Manchester United (Reuters/Carl Recine)
02 Oktober 2018 09:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MANCHESTERJose Mourinho memiliki track record mentereng melawan Valencia dalam karier manajerialnya. Pelatih yang pernah menjuluki dirinya The Special One tersebut belum pernah menelan kekalahan dalam 10 kali pertemuan, saat menakhodai Chelsea dan Real Madrid.

Mourinho bahkan meraih enam kemenangan dalam pertemuan itu. Namun, Mourinho tidak boleh menganggap remeh Valencia ketika menghadapi timnya, Manchester United, untuk laga kedua Grup H Liga Champions, di Old Trafford, Manchester, Rabu (3/10/2018) pukul 02.00 WIB.

Valencia mengalami transformasi sejak dipegang Marcelino pada Mei 2017. Pelatih berusia 53 tahun itu datang ke Mestalla ketika tim berjuluk Kelelawar ini terpuruk ke posisi ke-12 klasemen Liga Primera bersama lima manajer berbeda dalam kurun waktu dua tahun. Pelan namun pasti, Marcelino mengembalikan fokus dan energi Valencia hingga tim ini kembali ke habitat aslinya bermain di Liga Champions musim ini.

“Pertama, saya bertemu direktur dan mereka mengatakan kepadaku, sebagai manajer, mereka ingin penyegaran dan organisasi ulang, menganalisis masalah dan berusaha mencari solusi,” ujar pelatih yang terinspirasi kesuksesan Rafael Benitez di Valencia tersebut, menceritakan awal mula perjuangannya di Mestalla, seperti dilansir Independent.co.uk, Senin (1/10).

Musim panas lalu, Marcelino memperkuat amunisi dengan mendatangkan sejumlah pemain bintang. Salah satunya merekrut Michy Batshuayi dari Chelsea. Meski demikian, start Valencia musim ini cukup lambat. Valencia bisa dikatakan tim spesialis seri karena meraih lima kali imbang dalam tujuh laga pembuka Liga Primera. Kembalinya Andreas Pereira ke klub aslinya, Manchester United, juga disebut-sebut menjadi alasan start lambat Tim Kelelawar musim ini.

Tapi, Valencia memutus tren selalu imbang dalam tiga laga di Liga Primera ketika menundukkan Real Sociedad 1-0, akhir pekan lalu. Ini kesempatan bagi pasukan Marcelino memperbaiki penampilan mereka di Liga Champions, setelah dalam laga pembuka Grup H takluk 0-2 dari Juventus di Mestalla.

Valencia bisa memanfaatkan kondisi United yang sedang limbung setelah gagal menang dalam tiga laga beruntun di semua kompetisi. Pertandingan ini sekaligus bisa menjadi laga hidup-mati bagi Mourinho di kursi pelatih Setan Merah, julukan United.

Penampilan buruk United plus ketidakharmonisan di ruang ganti membuat posisi Mourinho berada di ujung tanduk. Mantan asistennya di Real Madrid, Zinedine Zidane, dikabarkan siap mengganti posisi pelatih asal Portugal itu. Mourinho dianggap bertanggung jawab atas penampilan jeblok United di kompetisi lokal. Maka tak ada alasan lagi bagi petinggi United mempertahankannya di Old Trafford jika Paul Pogba cs. juga menelan hasil buruk di Eropa.

United mengawali Grup H dengan menang 3-0 atas Young Boys. Tapi ujian sesungguhnya bagi mereka baru dimulai melawan Valencia, plus Juventus akhir Oktober nanti. “Kami harus bertanggung jawab pada diri sendiri sebagai pemain. Kami yang berada di lapangan. Apakah manajer ada di lapangan?,” jelas bek United, Luke Shaw, yang enggan menyalahkan penuh Mourinho setelah timnya dipermalukan 1-3 oleh West Ham, seperti dilansir Telegraph.co.uk. (Hanifah Kusumastuti/JIBI)