Bayern Munchen Vs Ajax: Die Roten Bertekad Akhiri Krisis

Para pemain Bayern Munchen merayakan kemenangan (Reuters/Kai Pfaffenbach)
02 Oktober 2018 13:32 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, MUNICH — Sejumlah media di Jerman meyakini Bayern Munchen tengah terjebak pada krisis kecil menyusul kekalahan 0-2 dari Hertha Berlin di Bundesliga pekan lalu. Itu menjadi kegagalan kedua beruntun Bayern meraih kemenangan setelah sebelumnya ditahan imbang tim medioker Augsburg 1-1 di kandang sendiri. Deretan hasil itu membuat Bayern terdepak dari singgasana Bundesliga.

Niko Kovac pun mulai dikritik lantaran dianggap memakai pendekatan yang kurang pas untuk Franck Ribery dkk. Dilansir The Bavarians Football Works, Senin (1/10/2018), sejumlah fans mempertanyakan kebijakan Kovac yang lebih memilih Jerome Boateng ketimbang Mats Hummels untuk berduet dengan Niklas Sule di jantung pertahanan. Pergerakan Boateng dinilai mulai melambat dan membuat sejumlah kesalahan di beberapa laga terakhir.

Kovac yang dijuluki pelatih jenius dan inovatif pun didesak meninggalkan Arjen Robben dan Franck Ribery dan memasukkan pemain seperti Serge Gnabry sebagai starter. Selain terlalu egois memainkan bola, Robben ogah-ogahan turun ke belakang sehingga sisi kanan pertahanan Bayern kerap terekspos lawan.

Ribery sendiri belakangan kesulitan memberi crossing-crossing matang untuk Robert Lewandowski dari sayap kiri. Adapun Lewandowski kerap terisolasi di depan sehingga gagal mencetak gol dalam situasi open play di tiga laga terakhir.

Laga lanjutan Liga Champions melawan Ajax Amsterdam pun menjadi ujian Kovac untuk segera menyelesaikan PR timnya. Bermain di hadapan publik sendiri di Allianz Arena, Rabu (3/10/2018) dini hari WIB, Die Roten tentu dituntut untuk segera kembali ke jalur kemenangan jika tak ingin krisis makin membesar.

“Ini [laga melawan Ajax] adalah pertandingan penting. Jika kami bisa memenanginya, kami akan lebih mudah menenangi empat laga berikutnya,” ujar Kovac seperti dilansir Sport, Senin (1/10/2018).

Pelatih asal Kroasia ini enggan menghubungkan hasil buruknya di Bundesliga dengan potensi krisis di tubuh tim. Menurut Kovac, publik harus melihat lebih luas mengingat Bayern sukses memenangi tujuh dari sembilan laga di semua ajang musim ini. Meski demikian Kovac tak menampik perlu perbaikan, terutama dalam konsentrasi dan penyelesaian akhir.

Kiper Bayern, Manuel Neuer, meyakini hasil minor di dua laga terakhir tak akan berpengaruh banyak pada tim. “Keberuntungan akan segera kembali di sepak bola, kami tahu itu,” ujarnya dilansir Fox Sports