Jelang Tottenham Vs Barcelona, Messi Punya Memori Manis di Wembley

Lionel Messi. (Reuters/Jon Nazca)
02 Oktober 2018 21:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDON - Lionel Messi meninggalkan rumput Wembley dengan memori manis pada 2011. Bersama Barcelona, penyerang berjuluk La Pulga ini menundukkan Manchester United 3-1 pada partai puncak Liga Champions di stadion yang dijuluki Pele sebagai Katedral Sepak Bola Dunia itu.

Messi menyumbang satu dari tiga gol yang dilesakkan Barca. Sedangkan dua gol lain Barca disokong Pedro Rodriguez dan David Villa. Dua nama terakhir itu sudah tidak lagi mengenakan kostum Blaugrana. Praktis tinggal Messi yang memiliki kenangan sebagai penyumbang gol Barca di Wembley.

Messi cs. mengangkat trofi Liga Champions keempat Barca di kompetisi paling elite di Eropa tersebut. Setelah itu, raksasa Catalan “hanya” mampu menambah satu trofi lagi, karena dominasi musuh abadi mereka, Real Madrid, di kompetisi paling elite di Benua Biru tersebut.

Bagi Messi, itu merupakan trofi ketiganya di Liga Champions dalam kurun waktu hanya enam tahun. Padahal saat itu usia penyerang asal Argentina tersebut baru menginjak 23 tahun. Kini, Messi akan kembali memutar memori manisnya di Wembley ketika membela Barca melawan Tottenham Hotspur pada laga kedua Grup B Liga Champions, Kamis (4/10/2018) pukul 02.00 WIB.

“Ini saatnya kami memenangi Liga Champions lagi,” urai Messi awal musim ini, seperti dilansir AFP, Selasa (2/10/2018).

Messi akan menjadi sentral perhatian di Wembley. Bukan karena memori manisnya di stadion berkapasitas 90.000 ini. Melainkan beban tanggung jawabnya yang terlalu besar di skuat Barca. Istilah LaMessidependencia alias ketergantungan terhadap Messi masih terlihat di kubu Los Blaugrana. Tanpa Andres Iniesta membuat Messi mewarisi ban kapten Blaugraba. Namun bukan sekadar pemimpin di ruang ganti, Messi merupakan ruh permainan Barca.

Hal itu terlihat jelas ketika Pelatih Barca, Ernesto Valverde, mencoret La Pulga dari starting XI timnya saat ditahan Athletic Bilbao 1-1 di Camp Nou pada Liga Primera, akhir pekan lalu. Messi baru diturunkan dari bangku cadangan menggantikan Arturo Vidal pada menit ke-55 alias ketika Barca sudah tertinggal 0-1. Messi memberi andil dengan menyumbang assist gol penyama kedudukan timnya yang dilesakkan Munir El Hadadi sekitar enam menit sebelum bubar.

Messi pun akan membuktikan kembali peran besarnya kepada Barca seperti pada final Liga Champions 2011 silam. “Kami punya para pemain hebat, namun tanpa dia, kami tidak akan bisa bermain dengan cara yang kami mainkan. Kami bekerja keras, talenta, dan taktik yang bisa membantu, namun Messi itu unik dan tidak tergantikan. Dia memberi kami sesuatu yang ekstra,” ujar mantan pelatih Barcelona, Josep “Pep” Guardiola, saat merayakan kemenangan Blaugrana pada final Liga Champions 2011 di Wembley.