Soal Insiden Suporter Tewas, Ini Rentetan Hukuman untuk Persib Bandung

Persib Bandung (Antara/Raisan Al Farisi)
02 Oktober 2018 14:25 WIB Newswire Indonesia Share :

Solopos.com, JAKARTA - PSSI resmi menjatuhkan hukuman untuk Persib Bandung terkait tragedi tewasnya suporter di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Persib lantas mendapat hukuman berupa menggelar partai kandang di luar Jawa hingga akhir musim.

Seperti diketahui, seorang suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila, meninggal dunia setelah dikeroyok oleh oknum suporter Persib jelang kedua tim bertanding dalam lanjutan Liga 1 Indonesia, 23 September 2018 lalu. PSSI lantas melakukan investigasi terkait insiden berdarag tersebut.

Seperti dikutip dari Suara.com, Selasa (2/10/2018), Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah melakukan sidang membahas permasalahan tersebut pada 1 Oktober 2018. Hasilnya, ada sejumlah pelanggaran kode disiplin. Pertama, suporter Persibmelakukan intimidasi kepada ofisial Persija pada saat Match Commisioner Meeting (MCM).

Selain itu juga Bobotoh melakukan sweeping, pengeroyokan dan pemukulan terhadap suporter Persija, Haringga Sirla hingga tewas sebelum pertandingan. Komdis juga menilai panitia penyelenggara pertandingan gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap suporter yang datang menonton.

Komdis lantas menjatuhkan hukuman kepada Persib berupa pertandingan home di luar Pulau Jawa (Kalimantan) tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi 2018. Selain itu, Maung Bandung juga harus menggelar pertandingan home tanpa penonton di Bandung sampai setengah musim kompetisi tahun 2019.

Untuk suporter dan penonton Persib Bandung, Komdis memberikan sanksi berupa larangan untuk menyaksikan pertandingan Persib Bandung pada saat home maupun away serta pertandingan Liga 1 lainnya sejak putusan ini ditetapkan sampai pada setengah musim kompetisi 2019.

Ketua panpel Persib dan sevurity officer mendapat hukuman larangan ikut serta dalam kepanitiaan pertandingan Persib Bandung selama dua tahun. Panpel Persib Bandung juga didenda Rp100 juta. Selain itu, Panpel Maung Bandung wajib memerangi dan melarang rasisme dan tulisan provokasi serta slogan yang menghina pada spanduk, poster, baju dan atribut lainnya dengan cara apapun

Adapun untuk seluruh tersangka pengeroyokan Haringga Sirla, Komdis memutuskan sanksi larangan menonton sepak bola di wilayah Republik Indonesia seumur hidup.

"Dengan telah diputuskannya hukuman ini dari Komdis dan mengakomodasi permohonan dari forum silaturahmi klub Liga 1, maka PSSI mencabut status penghentian sementara Liga 1. PSSI juga meminta PT Liga Indonesia Baru untuk dapat kembali menjalankan Liga 1 2018 terhitung tanggal 5 Oktober 2018," kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria.

Sumber : Suara.com