Kembangkan Tiket Online, Persis Solo Gandeng Bukalapak

Senior Brand Activation Manager Bukalapak, Oci Ambrosia (kedua dari kanan), memberikan pemaparan didampingi Sekjen Persis Solo, Dedy M. Lawe (kedua dari kiri), Manajer Persis, Setiawan Muhamad (kiri) dan striker Persis, Azka Fauzi, dalam peresmian kerja sama Persis dan Bukalapak di Kantor Persis Solo, Jajar, Selasa (2/10 - 2018). (Solopos/Chrisna)
02 Oktober 2018 23:25 WIB Chrisna Chaniscara Indonesia Share :

Solopos.com, SOLOPersis Solo serius membenahi manajemen ticketing pertandingan dengan rencana pemberlakuan tiket online. Laskar Sambernyawa telah menggandeng jaringan toko daring Bukulapak untuk mengembangkan sistem tiket online untuk laga kandang Persis. Sistem tersebut kemungkinan bakal diterapkan di awal kompetisi musim depan.

Hal tersebut mencuat dalam peresmian kerja sama Persis dan Bukalapak di Kantor Persis Solo di Jajar, Selasa (2/10/2018). Dalam kesempatan itu, Senior Brand Activation Manager Bukalapak, Oci Ambrosia, membeberkan pengembangan tiket online menjadi salah satu kerja sama yang dijalin bersama Laskar Sambernyawa. Oci mengatakan penjualan tiket online menarik dijajaki seiring penetrasi masif internet dan smartphone di kalangan warga.

“Potensi tiket online ini sangat besar. Sebagai gambaran, dulu kami mampu menjual 27.000 tiket laga persahabatan Timnas Indonesia melawan Islandia via online. Padahal saat itu yang menonton di stadion sekitar 38.000 penonton,” ujar Oci.

Pihaknya pun berkomitmen mengembangkan hal serupa bersama Laskar Sambernyawa. Meski demikian, Oci tak menampik masih ada kendala terkait sistem sehingga penjualan tiket online kemungkinan belum bisa terealisasi dalam waktu dekat.

“Kami harus menyiapkan sistemnya dulu, semoga di babak delapan besar nanti bisa mulai berjalan. Kalau enggak bisa ya kemungkinan baru tahun depan [penerapan tiket online],” kata dia.

Sekjen Persis, Dedy M. Lawe, mengatakan kerja sama yang dirintis bersama Bukalapak merupakan langkah pengembangan Persis sebagai klub profesional. Ke depan, Dedy membayangkan manajemen ticketing yang lebih tertata sehingga menekan praktik-praktik negatif dalam penjualan tiket. Menurut Dedy, pendukung Persis yang mencapai 60.000 orang lebih diharapkan bisa mendapat berbagai kemudahan dengan pengembangan teknologi yang digencarkan klub.

Selain tiket online, manajemen berencana mengembangkan aplikasi resmi Persis Solo yang bisa diunduh lewat smartphone. Aplikasi tersebut bakal berisi pernak-pernik di pertandingan hingga penjualan merchandise.

“Sejak awal kami memang sudah melirik Bukalapak untuk mewujudkan impian kami. Dengan adanya aplikasi, kami ingin memberikan kemudahan bagi suporter di dalam hingga luar negeri untuk mengakses informasi seputar klub.”