Lloris Comeback Lawan Barca?

Hugo Lloris (Reuters/Dylan Martinez)
03 Oktober 2018 15:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LONDONHugo Lloris memiliki peluang comeback setelah cedera untuk membela Tottenham Hotspur menjamu Barcelona pada Liga Champions di Stadion Wembley, London, Kamis (4/10/2018) pukul 02.00 WIB.

Kiper berjuluk Saint Lloris tersebut kembali berlatih dengan Spurs, Selasa (2/10/2018) waktu setempat. Itu latihan perdananya setelah absen enam laga karena cedera pangkal paha. Selama Lloris absen, Pelatih Spurs, Mauricio Pochettino, memasang secara bergantingan dua kiper cadangan, Michel Vorm dan Paulo Gazzaniga, di bawah mistar timnya.

Penampilan Vorm dan Gazzaniga jelas jauh dari performa Lloris. Dalam enam laga tanpa Lloris itu, gawang Spurs kebobolan 10 gol dalam waktu normal di semua kompetisi. Pasukan Pochettino juga hanya mampu mengemas sekali clean sheet yakni ketika gawang mereka dikawal Gazzaniga saat menundukkan Huddersfield Town 2-10, di Liga Premier, akhir pekan lalu.

Jika Lloris benar-benar comeback, maka itu terjadi di momentum yang tepat. Duel melawan Barcelona di Wembley nanti memang baru pertemuak kali pertama bagi Spurs di laga kompetitif. Akan tetapi, Lloris memiliki pengalaman mengahadapi bomber Barcelona, Lionel Messi, di panggung internasional.

Paling gres, Lloris bertemu Messi pada babak 16 besar Piala Dunia 2018 Rusia, akhir Juni lalu. Saat itu, Prancis yang diperkuat Lloris menundukkan Argentina yang dibela Messi dengan pertarungan sengit yang berakhir 4-3 di Kazan Arena, Kazan. Messi gagal merobek gawang Lloris. Namun, penyerang berjuluk La Pulga ini menorehkan dua assist bagi gol Argentina yang dilesakkan Gabriel Mercado dan Sergio Aguero.

Pochettino mengakui tidak memiliki formula untuk menghentikan Messi yang juga kompatriotnya tersebut. Tapi elatih berusia 46 tahun tersebut meminta anak asuhnya untuk tidak takut terhadap La Pulga.

"Saya tidak akan berusaha menemukan solusi [untuk menyetop Messi]. Saya hanya akan katakan kepada pemainku, nikmati saja bermain melawan Messi, karena kalian mendapat kesempatan bermain melawan salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola. Daripada cemas, kalian lebih baik bersemangat, jadi kalian bisa mengatakan 'Oh, saya sudah pernah bermain melawan Messi atau saya pernah melawan [Diego] Maradonna atu bermain melawan [Cristiano] Ronaldo," ujar Pochettino, seperti dilansir Standard.co.uk.