Pertandingan Persis Vs Persika Hanya Ditonton 700-an Orang

Puluhan orang menonton pertandingan antara Persis Solo melawan Persika Karawan di tribun timur Stadion Wilis Kota Madiun, Rabu (3/10 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
04 Oktober 2018 09:20 WIB Abdul Jalil Indonesia Share :

Madiunpos.com, MADIUN – Hasil menggemberikan pada laga antara Persis Solo melawan Persika Karawang di Stadion Wilis, Kota Madiun, ternyata tidak berbanding lurus dengan hasil penjualan tiket pada laga yang digelar pada Rabu (3/10/2018) sore. Jumlah suporter atau penonton yang berada di Stadion Wilis untuk menyaksikan pertandingan itu hanya 700-an orang.

Jumlah penonton atau suporter pada laga melawan Persika ini merupakan yang terburuk selama Persis Solo menggunakan Stadion Wilis sebagai home base. Pada pertandingan sebelumnya, saat Persis kontra Persik Kendal pada 24 September 2018, jumlah penonton mencapai 3.000 orang.

Selain itu, saat laga melawan Persita Tangerang, Aceh United, hingga Persiraja, jumlah penonton atau suporter yang datang ke Stadion Wilis lebih dari 1.000 orang. Sehingga, bisa dikatakan jumlah penonton yang menyaksikan pertandingan Persis melawan Persika Rabu sore ini menjadi yang paling sedikit.

Gaung suporter yang bergema dan bergelora dari Persis Solo seperti Pasoepati dan Surakartans juga tak kurang terasa pada saat Persis kontra Persika. Tribun stadion juga terlihat banyak yang melompong. Padahal pada laga-laga sebelumnya tribun timur dan tribun utara selalu dipenuhi para suporter.

Minimnya jumlah tiket yang dijual ini tentu mempengaruhi pendapatan klub dari sektor penjualan tiket pertandingan. Padahal, panitia pelaksana telah mencetak 6.000 tiket untuk pertandingan antara Persis Solo melawan Persika Karawang.

Ketua Panpel Pertandingan Persis Solo Vs Persika Karawang, M. Badres, mengakui jumlah penonton pada laga ini paling sedikit dibandingkan pertandingan-pertandingan sebelumnya. Secara hitung-hitungan bisnis, tentu panitia pelaksana merugi karena target penjualan tiket tidak terlampaui.

Selama pertandingan berlangsung hanya ada sekitar 700 penonton yang menyaksikan pertandingan itu. Padahal pihaknya telah mencetak 6.000 tiket khusus pertandingan itu.

"Kalau secara nominal panpel pasti merugi. Karena sekarang hasil apapun baik untuk maupun rugi yang menanggung klub. Kalau ada hasil ya masuk ke klub. Untuk pertandingan kali ini sepi," ujar Badres saat berbincang dengan Madiunpos.com.

Dia menuturkan minimnya jumlah suporter yang datang ke stadion tentu juga mempengaruhi jalannya pertandingan. Para pemain tentu membutuhkan dukungan dari para suporter saat berlaga.

Badres memaklumi laga Persis kontra Persika ini minim penonton. Karena pertandingan ini digelar pada saat hari kerja dan waktunya pada sore hari.

Dia berharap para suporter dari Solo bisa merapat ke Stadion Wilis untuk mendukung Laskar Sambernyawa saat melawan PSIR Rembang pada Minggu besok. Untuk pertandingan melawang PSIR itu, dia optimistis suporter akan berduyun-duyun mendatangi Stadion Wilis.

"Karena pertandingan besok itu kan partai final untuk menuju delapan besar untuk pertandingan di Madiun. Waktunya juga diambil hari Minggu pas waktu libur. Jadi itu waktu yang tepat datang dari Solo untuk ke sini," jelas dia.