Azka Fauzi Pulih, Lini Serang Persis Solo Banyak Pilihan

Azka Fauzi (Solopos/M. Ferri Setiawan)
05 Oktober 2018 21:25 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, SOLO - Winger Persis Solo, Azka Fauzi, sudah sembuh dari cedera otot. Top skorer Persis Solo dengan torehan lima gol itu bisa membuat lini serang makin tajam saat menghadapi PSIR Rembang di Stadion Wilis Madiun pada Minggu (7/10/2018).

Lini depan Persis Solo sempat mengalami krisis setelah ditinggal Azka Fauzi dan Abanda Rahman. Persis Solo belum bisa bergantung sepenuhnya pada Johan Yoga karena yang bersangkutan juga baru sembuh dari cedera hamstring.

Beruntung, Persis Solo masih memiliki Rudiyana yang mencetak gol penentu kemenangan Laskar Sambernyawa atas Persika Karawang di Stadion Wilis Madiun, Rabu (3/10/2018). Itu menjadi gol kedua eks striker Persib Bandung itu setelah bergabung dengan Persis Solo pada awal Agustus lalu.

Hadirnya kembali Azka Fauzi membuat pelatih Persis Solo Agus Yuwono tak khawatir soal stok pemain di lini serang. Selain Azka, masih ada Johan Yoga, Rudiyana, Rahman Abanda, Tri Handoko dan Dedi Cahyono Putro yang bisa diandalkan di lini serang. Azka sudah menunjukkan kapasitasnya sebagai pemain berbahaya dengan torehan lima golnya.

Sayang, saat menghadapi Cilegon United pada matchday ke-17, eks pemain Bali United itu harus ditarik ke luar lapangan akibat cedera. Azka terpaksa melewatkan tiga laga krusial yakni menghadapi Persik Kendal, Persibat Batang dan Persika Karawang.

Dokter tim Persis Solo, dr. Iwan Wahyu Utomo mengatakan pemulihan Azka berlangsung lebih cepat setelah menjalani terapi otot di Solo selama sepekan terakhir. "Dari segi fasilitas terapi, Solo lebih komplet daripada di Madiun. Setelah sepekan diterapi di Solo, kami memeriksa kondisi cederanya Kamis [4/10] malam. Hasilnya, dia sudah pulih," ujar dr. Iwan melalui media officer Persis Solo, Kamis (4/10/2018) malam.

Iwan mengaku sudah memberi rekomendasi medis kepada tim pelatih terkait kondisi Azka yang siap diturunkan untuk menghadapi PSIR Rembang. Meski begitu, kewenangan sepenuhnya ada di tangan Agus Yuwono selaku pelatih kepala. "Saya kembalikan kepada tim pelatih, apakah mau diturunkan sejak menit wal atau sebagai pemain pengganti," jelas Iwan.