Pasoepati Japan Galang Dana untuk Korban Gempa dan Persis Junior

Dua penyanyi dangdut Diana Violaa (paling kiri) dan Vivi Volenthaa (paling kanan) dijemput perwakilan Pasoepati Japan di Stasiun Shin Osaka, Jepang, Jumat (5/10 - 2018).
05 Oktober 2018 23:25 WIB Moh Khodiq Duhri Indonesia Share :

Solopos.com, TOKYO - Pasoepati Japan kembali menggelar Charity Concert 2018 dalam rangka memeriahkan ulang tahun ketujuh. Kali ini, Pasoepati Japan menghadirkan dua penyanyi dangdut Diana Violaa dan Vivi Volenthaa di Brick Hall Fukuoka Ken, Kitakyushu, Moji-ku Osato Honmachi 3-6-1, Jepang, Minggu (7/10/2018).

Ketua Pasoepati Japan Joe Efendi mengatakan hasil dari konser amal itu akan disumbangkan untuk membantu korban gempa bumi di Palu, Sigi dan Donggala di Sulawesi Tengah. Duo penyanyi dangdut ibu kota itu sengaja dihadirkan berdasar reques langsung dari para anggota Pasoepati Japan. Ini adalah konser amal kedua yang diselenggarakan Pasoepati Japan pada tahun ini.

Pada Mei lalu, konser amal digelar dengan mendatangkan grup band papan atas dari Indonesia, NTRL. Pada konser amal 2013 dan 2015, Pasoepati Jepang menghadirkan grup band J-Rock. Pada 2014, konser amal diisi /Rif. Pada Mei 2017, konser amal diisi bintang dangdut, Nita dan Vivi.

"Perkiraan yang hadir dalam konser amal kali ini antara 250 hingga 300 orang. Acara konser amal ini terbuka untuk umum. Selain untuk disalurkan kepada korban gempa bumi, konser amal ini akan digunakan untuk membantu panti asuhan di Soloraya," jelas Joe Efendi melalui sambungan telepon, Jumat (5/10/2018).

Krisis finansial yang dihadapi Persis Solo Junior juga tidak luput dari perhatian Pasoepati Japan. Dalam waktu dekat, Pasoepati Japan bakal menggalang dana dari kalangan anggota untuk disumbangkan kepada Persis Solo Junior. Seperti diketahui, saat ini Persis Solo Junior masih memiliki utang senilai Rp46 juta kepada panitia pelaksana (panpel) pertandingan.

"Kami prihatin dengan masalah keuangan yang dialami Persis Solo Junior. Semoga Persis Solo Junior bisa terbebas dari masalah keuangan di masa mendatang," ucap Joe Efendi.