Prediksi Udinese Vs Juventus

Juventus (Reuters/Massimo Pinca)
06 Oktober 2018 08:25 WIB Chrisna Chaniscara Dunia Share :

Solopos.com, UDINE — “Siapa yang bisa menghentikan kami? Hanya kami sendiri”. Kalimat penuh percaya diri itu diungkapkan Medhi Benatia seusai Juventus menghantam Young Boys dengan skor 3-0 di Liga Champions beberapa hari lalu.

Tak dapat dipungkiri Bianconeri memang amat perkasa di awal musim ini. Meraih sembilan kemenangan dari sembilan laga di semua ajang menjadi bukti sahih kekuatan Paulo Dybala dkk. Namun seperti apa yang dikatakan Benatia, musuh paling berbahaya Juventus adalah diri mereka sendiri.

Beberapa hari terakhir megabintang mereka, Cristiano Ronaldo, disibukkan oleh tuduhan pemerkosaan yang dialamatkan kepadanya pada 2009 silam. Meski Ronaldo sudah membantah, proses penyelidikan terus berjalan yang membuat sang pemain terancam masuk kurungan. Tak hanya itu, CR7 berpotensi kehilangan pendapatan sebesar US$ 1 miliar (Rp15,1 triliun) dari sponsor akibat dugaan pemerkosaannya pada perempuan asal Nevada, Amerika, Kathryn Mayorga.

Situasi tersebut jelas sedikit banyak akan memengaruhi fokus Ronaldo jelang laga Seri-A melawan Udinese di Dacia Arena, Sabtu (5/10/2018) malam WIB. Striker Timnas Portugal ini akan kembali beraksi setelah absen di laga melawan Young Boys karena akumulasi kartu. Sejauh ini striker 33 tahun itu cukup moncer dengan mengemas tiga gol dan empat assist di Seri-A. Tak ingin pemain andalannya hilang konsentrasi, Juventus secara resmi menyatakan dukungannya pada CR7 dalam kasusnya.

“Cristiano Ronaldo dalam beberapa bulan terakhir telah menunjukkan profesionalisme dan dedikasi yang luar biasa. Kejadian yang diduga terjadi hampir 10 tahun lalu tak mengubah pendapat ini,” demikian pernyataan Juventus lewat akun twitter resminya.

Terlepas dari faktor Ronaldo, Juventus agaknya tetap menjadi tim yang sulit dikalahkan Udinese. Il Zebrette tanpa kemenangan dalam lima laga terakhirnya melawan Juventus di Seri-A (seri sekali, kalah empat kali). Musim lalu mereka bahkan dibantai Juve 2-6 di kandang sendiri. Kali terakhir Udinese mampu mengatasi Juve di Seri-A adalah musim 2009/2010. Saat itu mereka unggul 3-0 lewat gol trisula, Alexis Sanchez, Simone Pepe dan Antonio Di Natale.

Meski demikian Bianconeri tak boleh lengah karena kini Udinese punya trio penyerang yang tak kalah ganasnya. Kombinasi Rodrigo de Paul, Kevin Lasagna dan Ignasio Pussetto telah menyumbang enam gol bagi Udinese musim ini. Jumlah itu mencapai 75% dari total gol Udinese di Seri-A (8 gol).

“Kami punya banyak target. Kalau kami ingin melaju sampai akhir, kami tidak boleh berpikir bahwa kami sudah menang,” ucap Medhi Benatia, dilansir Football Italia