Madrid & Bayern Krisis, Tak Pernah Menang 4 Laga

Real Madrid (Reuters/Sergei Karpukhin)
07 Oktober 2018 21:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, MADRID — Pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui, dan Pelatih Bayern Munich, Niko Kovac, sempat merebut hati pendukung klub baru mereka masing-masing pada awal musim ini. Tapi masa depan mereka mendadak dipertanyakan menyusul krisis yang terjadi di tim besutan mereka masing-masing dalam dua pekan terakhir.

Membesut tim raksasa dengan background sejarah besar memang tidak mudah. Loptegui semakin terusik dari posisinya di kursi pelatih Madrid setelah timnya takluk 0-1 di kandang Alaves, Stadion de Mendizorroza, Vitoria-Gasteiz, Minggu (7/10/2018) dini hari WIB. Gawang Madrid kebobolan gol sundulan Manu Garcia pada injury time babak kedua. Tapi tidak ada satu pun pemain Madrid yang mampu mencatatkan nama di papan skor.

Kekalahan itu memperpanjang tren tak pernah menang Los Blancos dalam empat laga di semua kompetisi. Parahnya, dalam empat pertandingan itu, Gareth Bale dkk. gagal mencetak satu pun gol. Inilah kali pertama Los Blancos mengalami nirgol dalam empat laga beruntun sejak Februari 1985 alias sekitar 33 tahun silam. Jika memakai hitungan menit, maka Madrid tidak mencetak gol selama 409 menit alias hampir 7 jam.

Lopetegui memang bukan satu-satunya faktor Madrid mengalami krisis. Hasil jajak pendapat di media Spanyol, Marca, menunjukkan kinerja buruk Direktur Olahraga Madrid dalam bursa transfer musim panas lalu menjadi penyebab utama tim ini mengalami krisis setelah ditinggal Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo.

Madrid tidak membeli pemain berlabel galactico meski mereka kehilangan Ronaldo, top scorer mereka ketika meraup juara Liga Champions tiga kali beruntun. Apakah Lopetegui bakal dipecat meski baru seumur jagung menukangi Madrid?

“Itu bukan sesuatu yang menjadi perhatian saya, itu tugas Anda [wartawan] dan saya yakin Anda akan menyebarkannya. Kami baru di Bulan Oktober. Kami harus tetap tenang,” ujar Lopetegui, seperti dilansir skysports.com.

Setali tiga uang, Kovac pantas waswas mengenai masa depannya di kursi panas Pelatih Bayern. Meksi baru memimpin Bayern dalam 11 laga, mantan pelatih Hoffenheim itu terancam dilengserkan dari pekerjaannya setelah James Rodriguez cs. tak pernah menang dalam empat laga terakhir.

Puncaknya, tim binaannya dihajar 0-3 Borussia Moenchengladbach pada Bundesliga, Sabtu (6/10/2018) malam WIB. Kekalahan itu memaksa Bayern melorot ke posisi kelima klasemen sementara Bundesliga, dengan tertinggal empat poin dari Borussia Dortmund yang berada di puncak dengan 17 poin.

Kovac dikritik karena kerap gonta-ganti line-up dan formasi. Ketidakkonsistenan Kovac dalam meramu strategi itu membuat kerja sama Arjen Robben cs. terlihat kurang solid. “Saya tidak ingin menjawab itu [rumor pemecatan]. Saya tahu mekanisme sepak bola, di Bundesliga dan Bavaria. Saya sadar berada di Bayern dan berada di sini [tekanannya] berbeda di bandingkan di klub lain,” jelas Kovac, seperti dilansir Bild.