Laga Uji Coba: Prediksi Italia Vs Ukraina

Timnas Italia merayakan gol (Reuters/Arnd Wiegmann)
10 Oktober 2018 08:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, GENOAItalia sudah seperti rumah kedua bagi Andriy Shevchenko. Di Negeri Piza itulah, pria yang akrab disapa Sheva tersebut mencapai puncak kariernya sebagai pesepak bola profesional.

Masa-masa indah di Italia itu dilalui Shevchenko bersama AC Milan. Selama kurang lebih tujuh tahun membela Milan (1999-2006), Shevchenko merasakan gelar scudetto, Coppa Italia, Supercoppa Italia, hingga Liga Champions dan Piala Super Eropa. Pria kelahiran 26 September 1976 tersebut juga pernah meraih gelar individu Ballon d’Or, pada 2004.

Maka dari itu, Shevchenko tidak akan merasa asing ketika mendampingi Timnas Ukraina melawan Timnas Italia pada laga uji coba di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Genoa, Italia, Kamis (11/10/2018) pukul 01.45 WIB. Shevchenko dan pasukannya membawa misi berat, mematahkan kutukan Ukraina yang tak pernah menang melawan Azzurri, julukan Italia.

Azzurri memiliki tradisi apik kontra Ukraina, dengan meraih enam kemenangan dan sekali seri dalam tujuh duel melawan negara pecahan Uni Soviet tersebut. Sayangnya, Italia belum terlihat solid sejak dibesut Roberto Mancini. Selama ditukangi Mancio, Azzurri hanya menang sekali dalam lima pertandingan. Satu-satunya kemenangan itu diperoleh saat menekuk Arab Saudi 2-1 saat Mancio melakoni debut sebagai pelatih Italia, Juni lalu.

Rekor itu tentu kalah jauh dibandingkan Ukraina di bawah besutan Shevchenko. Sejak Ukraina dikendalikan eks striker Milan, mereka hanya menelan tiga kekalahan dalam 18 pertandingan di semua kompetisi sejak 2016. Khusus 2018 ini, Ukraina bahkan mencatat unbeaten, dengan empat kali menang dan dua imbang dalam enam laga. Bukan hal mustahil Ukraina akan mematahkan kutukan tak pernah menang melawan Italia.

Azzurri dinilai tidak memiliki “kualitas” saat ditahan 1-1 Polandia dan dipecundangi Portugal 0-1 pada Liga Nations, September lalu. Namun Mancini meminta pendukung Azzurri bersabar mengingat timnya masih dalam masa transisi sejak menanggung aib gagal lolos ke Piala Dunia 2018.

“Kami masih punya pemain berkualitas dan kami baru memulai proyek baru secara menyeluruh, saya yakin itu bisa membawa kami ke arah yang lebih baik,” jelas Mancini, seperti dilansir Football-italia.net, Selasa (9/10/2018).

Mancini kemungkinan akan memakai formasi 4-3-3 saat melawan Ukraina. Ciro Immobile ditempatkan sebagai striker utama, sedangkan Patrick Cutrone menjadi cadangan. Ruh permainan Italia sendiri masih akan dipercayakan pada Jorginho. Yang melegakan, dua bek kawakan Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci akan kembali mengisi jantung pertahanan Azzurri setelah mereka absen ketika Italia ditundukkan Portugal pada jeda internasional sebelumnya.

Sementara satu-satunya yang membuat Ukraina khawatir yaitu absennya Andriy Yarmolenko. Shevchenko mungkin memaksa Marlos meninggalkan pos aslinya di belakang striker ke sayap kanan jika winger West Ham United itu benar-benar absen. Opsi lainnya, dia akan menurunkan Victor Tsygankov.