10 Fakta Tentang Vichai Srivaddhanaprabha, Pemilik Leicester yang Tewas Kecelakaan Helikopter

Foto Vichai Srivaddhanaprabha dipajang di area King Power Stadium. (Reuters/Peter Nicholls)
29 Oktober 2018 19:25 WIB Hanifah Kusumastuti Dunia Share :

Solopos.com, LEICESTER - Kabar duka menyelimuti tim Leicester City. Sang pemilik Vichai Srivaddhanaprabha dipastikan meninggal dunia karena kecelakaan helikopter setelah pertandingan Leicester kontra West Ham United di King Power Stadium, Sabtu (27/10/2018) waktu setempat.

Leicester mengonfirmasi pria berusia 61 tahun itu merupakan satu dari lima orang di helikopter yang terjatuh dan terbakar di dekat King Power Stadium tersebut. Tidak ada yang selamat dalam kecelakaan itu. Empat korban lainnya yakni staf Leicester, Nursara Suknamai dan Kaveporn Punpare, serta pilot Eric Swaffer dan seorang penumpang bernama Izabela Roza Lechowicz.

Kematian Vichai mengundang duka bagi dunia sepak bola. Sejumlah pemain, tokoh sepak bola, hingga klub olahraga berbondong-bondong mengutarakan pesan duka. Ribuan karangan bunga diletakkan di King Power Stadium untuk menghormati kematian Vichai.

Berikut 10 Fakta Tentang Vichai seperti dirangkum dari Youthvillage.co.ke dan Stateman.com:

1. Membeli Leicester City dengan nilai US$57 juta pada 2010. Pada 2014, Leicester promosi ke Liga Premier dan dua tahun berikutnya menjuarai kasta tertinggi sepak bola Inggris tersebut.

2. Lahir di Thailand dari keturunan etnis China. Menikah dengan Aimon Srivaddhanapraba dan dikaruniai empat anak.

3. Vichai membangun toko King Power Duty Free pada1989 di Bangkok dan berkembang menjadi perusahaan retail internasional bernilai multimiliar dolar hanya dalam hitungan tahun.

4. Orang terkaya nomor 7 di Thailand dengan nilai kekayaan bersih sekitar US$3,3 miliar.

5. Memberi 19 pemain Leicester berupa mobil BMW i8, yang nilainya 100.000 poundsterling per unit, sebagai hadiah atas kesuksesan menjuarai Liga Premier. Ia juga membagi-bagikan bir dan donat secara gratis kepada fans Liecester pada hari ulang tahunnya.

6. Menyukai olahraga polo dan memiliki klub polo di Thailand serta pernah menjadi pemimpin klub polo di London.

7.Kecintaannya terhadap sepak bola dimulai dengan membeli klub divisi dua Belgia, OH Leuven.

8. Vichai jarang melayani wawancara. Dia lebih sering mengutus putranya, Aiyawatt, atau yang akrab disapa Top, untuk mewakilinya.

9. Nama belakangnya, Srivaddhanaprabha, berarti “Cahaya Kemuliaan Progresif”. Sebuah nama belakang kerajaan, yang diberikan langsung Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, pada 2013.

10. Penganut ajaran Budha yang taat. Vichai mengajak biksu Thailand ke Leicester untuk memberkati lapangan dan mendoakan para pemain Leicester selalu diberikan keberuntungan.